Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri peringatan May Day 2026. Foto: Youtube Setpres.
May Day 2026, Presiden Prabowo Ingin Potongan Tarif Ojol di Bawah 10 Persen
Anggi Tondi Martaon • 1 May 2026 11:12
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengaku tidak setuju dengan potongan tarif aplikator ojek online (ojol) di atas 10 persen. Kepala Negara menginginkan potongan tersebut di bawah 10 persen.
"Harus di bawah 10 persen. Enak aja, lu (pengemudi ojol) yang berkeringat, dia (perusahaan aplikator) yang dapat duit, sory aje," kata Prabowo dalam peringatan May Day 2026 di Kawasan Monas, Jakpus, saat dikutip dari Youtube Setpres, Jumat, 1 Mei 2026.
Awalnya, RI 1 menyinggung pemotongan tarif ojol untuk aplikator sebesar 20 persen. Menurut dia, nilai tersebut tidak adil bagi pengemudi ojol.
Baca Juga :
Aspirasi Buruh di May Day 2026: Pengesahan RUU Ketenagakerjaan hingga Tarif Ojol 10 Persen
Kemudian, Presiden kedelapan Indonesia itu menanyakan besaran potongan untuk aplikator yang diinginkan para pengemudi ojol mulai dari 15 persen hingga 10 persen. Saat para pengemudi mengaku setuju 10 persen, Prabowo justru menyatakan tidak sepakat dengan angka tersebut.
"Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen, harus di bawah 10 persen," tegas Prabowo.

Ilustrasi ojol. Foto: Metrotvnews.com.
Prabowo juga menegaskan, perusahaan aplikator harus sepakat dengan kebijakan pemotongan tarif ojol tersebut. "Kalau ga mau ikut kita, ga usah berusaha di Indonesia," ujar Prabowo.
Persoalan potongan tarif ojol merupakan salah satu aspirasi yang disampaikan buruh dalam peringatan May Day 2026. Mereka meminta potongan tarif untuk aplikator sebesa 10 persen.