Standard Chartered Dukung Kebutuhan Pendanaan bagi Berbagai Nasabah

Ilustrasi. Foto: Dok Standard Chartered

Standard Chartered Dukung Kebutuhan Pendanaan bagi Berbagai Nasabah

Eko Nordiansyah • 23 July 2026 15:00

Jakarta: Standard Chartered Indonesia mendukung kebutuhan pendanaan, transaction banking, dan akses pasar modal bagi pemerintah dan sektor publik, institusi keuangan, hingga korporasi besar di Indonesia. Standard Chartered Indonesia meraih dua penghargaan di Euromoney Awards for Excellence 2026.

“Dengan pemahaman mendalam atas pasar Indonesia serta kapabilitas internasional Standard Chartered, kami akan terus menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan nasabah di Indonesia,” CEO Standard Chartered Indonesia Donny Donosepoetro dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 23 Juli 2026.

Untuk kategori Best Bank for Large Corporates in Indonesia, Standard Chartered dinilai menghadirkan solusi lintas negara yang kompleks bagi korporasi-korporasi terbesar di Indonesia, termasuk badan usaha milik negara, entitas strategis nasional, serta perusahaan domestik dan multinasional terkemuka.

Standard Chartered menjadi Joint Coordinator, Joint Senior Underwriter, Mandated Lead Arranger, serta Bookrunner dalam fasilitas kredit revolving Danantara senilai USD 10 miliar dalam beberapa mata uang. Fasilitas ini mendukung Danantara mengakses pendanaan internasional untuk kebutuhan investasi strategisnya.

Di samping itu, Standard Chartered juga berperan sebagai Joint Lead Manager dan Bookrunner, serta mendukung Danantara sebagai Rating Advisor, dalam penerbitan obligasi dual-tranche perdana PT Danantara Investment Management senilai USD1,5 miliar pada Juni 2026.



(Ilustrasi. Foto: Freepik)

Dukung kebutuhan pendanaan dari pasar internasional

Untuk kategori Best Investment Bank for Debt Capital Markets in Indonesia, Standard Chartered mendukung pemerintah Indonesia, BUMN, institusi keuangan, dan korporasi Indonesia dalam mengakses pendanaan dari pasar modal utang internasional. Dukungan ini mencakup berbagai transaksi obligasi dolar AS, sukuk, serta format penerbitan internasional lainnya.

Standard Chartered telah menjadi mitra Pemerintah Indonesia dalam penerbitan obligasi internasional sejak 2009, dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar lebih dari USD55 miliar.

Pada 2025, Standard Chartered bertindak sebagai Joint Lead Manager dalam sejumlah penerbitan obligasi internasional Pemerintah Indonesia untuk berbagai mata uang termasuk USD, sukuk global, CNH Dim Sum, serta obligasi Kangaroo AUD perdana Indonesia, untuk turut mendukung upaya pemerintah dalam memperluas dan mendiversifikasi basis investor internasionalnya.

“Penghargaan dari Euromoney ini mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap Standard Chartered dalam mendukung kebutuhan pembiayaan yang penting dan kompleks,” ujar Head of Coverage, Corporate & Investment Banking Standard Chartered Indonesia Amit Verma.

Pengakuan dari Euromoney ini melengkapi penghargaan yang diraih Standard Chartered Indonesia sepanjang 2025 dan 2026, sekaligus menegaskan peran Standard Chartered dalam mendukung kebutuhan nasabah di berbagai segmen, mulai dari korporasi besar, pasar modal, transaction banking, wealth management, hingga pembiayaan berkelanjutan.

(Eko Nordiansyah)