Kemenlu jelaskan langkah pengamanan WNI di Venezuela. Foto: Metrotvnews.com
Kemenlu Siapkan Rencana Langkah Darurat Demi Keamanan 37 WNI
Muhammad Reyhansyah • 8 January 2026 14:12
Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela dalam kondisi aman dan sehat, menyusul meningkatnya ketegangan keamanan pasca penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat (AS), Sabtu, 3 Januari lalu.
Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas terus memantau secara intensif perkembangan situasi keamanan di negara tersebut.
“Mencermati perkembangan situasi keamanan di Venezuela pasca serangan Amerika Serikat, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Caracas memantau secara seksama situasi keamanan dan kondisi WNI,” ujar Heni, dalam press breifing di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.
Berdasarkan data KBRI Caracas, terdapat 37 WNI yang berada di Venezuela. Dari jumlah tersebut, 33 orang merupakan staf dan keluarga besar KBRI, sementara empat lainnya adalah WNI yang tinggal menetap karena menikah dan bekerja di Venezuela.
“Ke-37 WNI saat ini berada dalam kondisi aman dan sehat,” tegas Heni.
Untuk mengantisipasi kemungkinan eskalasi konflik, Kemlu telah mengaktifkan berbagai langkah darurat. KBRI Caracas, menurut Heni, telah menyusun rencana kontinjensi dan mengaktifkan protokol perlindungan WNI sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi situasi terburuk.
Selain itu, KBRI Caracas juga melakukan koordinasi intensif dengan otoritas setempat guna memantau perkembangan situasi keamanan dari waktu ke waktu.
Dalam skenario terburuk seperti pemadaman listrik atau terputusnya jaringan komunikasi, Indonesia juga telah menyiapkan sistem komunikasi cadangan.
“KBRI Caracas sudah mengaktifkan alat komunikasi cadangan jika terjadi blackout. Kami sudah menyiapkan perangkat radio, telepon satelit, dan juga Starlink untuk memastikan komunikasi dengan pusat tidak terputus,” jelas Heni.
Tak hanya itu, KBRI juga terus berkomunikasi langsung dengan seluruh WNI di Venezuela, memastikan kondisi mereka tetap aman, sekaligus mengimbau agar seluruh WNI meningkatkan kewaspadaan.
“Kami juga sudah berkomunikasi dengan seluruh WNI yang ada di Venezuela untuk memastikan kondisi mereka aman dan menghimbau agar terus meningkatkan kewaspadaan,” katanya.
Berdasarkan laporan terkini dari KBRI Caracas, situasi keamanan di Venezuela disebut mulai berangsur stabil dan menuju normal. Namun demikian, pemerintah tetap meminta seluruh WNI untuk tidak lengah.
Heni menegaskan bahwa dalam situasi darurat, WNI diminta segera menghubungi hotline KBRI Caracas (+584122340100 / +584122700707) maupun hotline Direktorat Pelindungan WNI.