Kartu Nusuk. Foto: MetroTV
Kemenhaj Sumbar Bagikan Kartu Nusuk di Embarkasi Padang via Layanan One Stop Service
Silvana Febiari • 19 April 2026 13:49
Kota Padang: Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatra Barat (Sumbar) akan membagikan Kartu Nusuk kepada jemaah calon haji asal Sumbar dan Bengkulu. Pembagian dilakukan di Embarkasi Haji Padang melalui layanan terpadu satu pintu atau one stop service.
"Untuk Kartu Nusuk insya Allah akan dibagikan di Asrama Haji tepatnya di layanan one stop service," kata Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki, dilansir dari Antara, Minggu, 19 April 2026.
Hal tersebut disampaikan Rifki terkait kesiapan Embarkasi Haji Padang untuk memberangkatkan jemaah calon haji asal Sumbar dan Bengkulu yang mulai masuk ke asrama haji pada 23 April 2026.
Baca Juga :
Wamenhaj: Kartu Nusuk Dibagikan di Embarkasi
Rifki menjelaskan dengan dibagikannya Kartu Nusuk di asrama haji diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu menit untuk masing-masing jemaah calon haji. Artinya, ada tambahan waktu antrean penyerahan Kartu Nusuk sekitar enam jam 33 menit untuk kelompok terbang (kloter) pertama yang berjumlah 393 orang.
Untuk memperlancar mekanisme pembagian Kartu Nusuk, Kanwil Kemenhaj Sumbar akan menyosialisasikannya pada Senin, 20 April 2026. Kanwil Kemenhaj juga akan menyerahkan paspor, biaya hidup atau living cost, gelang identitas dan lainnya di layanan one stop service.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatra Barat (Sumbar) M.Rifki saat diwawancarai di Padang terkait pembagian Kartu Nusuk di Padang. ANTARA/Muhammad Zulfikar
Kartu Nusuk merupakan identitas digital yang harus digunakan oleh jemaah haji selama berada di Arab Saudi. Kartu tersebut diberikan dan mesti diaktivasi oleh syarikah penyedia layanan haji yang dikontrak pemerintah.
Kartu ini berfungsi untuk membedakan antara jemaah resmi dan ilegal, serta memuat informasi seperti nama, foto, tempat dan tanggal lahir, lokasi penginapan, dan data penting lainnya milik jemaah.
Selain sebagai tanda pengenal, Kartu Nusuk juga menjadi syarat utama bagi jemaah untuk mengakses layanan dan area utama, seperti Kota Makkah dan Masjidil Haram. Kartu Nusuk ini menjadi pelengkap visa haji yang wajib dibawa oleh jemaah.
Pada musim haji 1447 Hijriah Kanwil Kemenhaj Sumbar akan memberangkatkan 5.282 jemaah calon haji yang merupakan gabungan jemaah asal Sumbar dan Bengkulu. "Sebelum calon jemaah haji berangkat, kita inapkan dulu di Asrama Haji Padang dan kemudian baru berangkat ke Tanah Suci," ujarnya.