Belasan Warga Jepara Terserang Leptospirosis Usai Banjir, 3 Orang Meninggal

Ilustrasi. Medcom

Belasan Warga Jepara Terserang Leptospirosis Usai Banjir, 3 Orang Meninggal

Rhobi Shani • 7 February 2026 17:41

Jepara: Dinas Kesehatan (Dinkes) Jepara, Jawa Tengah mencatat 13 warga terserang penyakit leptospirosis. Penyakit itu muncul usai banjir yang melanda Jepara sejak awal Januari 2026. 

Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan bakteri Leptospira dan ditularkan melalui urine hewan terinfeksi, terutama tikus. Penularan dapat terjadi melalui air, lumpur, tanah, atau makanan yang terkontaminasi, kondisi yang umum ditemukan di lingkungan pascabencana

"Leptospirosis kali ini memang menjadi perhatian kami, karena kasusnya cukup tinggi setelah banjir. Bahkan ada tiga pasien yang meninggal dunia," kata Kepala Dinkes Jepara, Hadi Sarwoko, Sabtu, 7 Februari 2026.

Pemukiman warga di Sowan Kidul yang terendam banjir. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani

Dia mengungkap penderita leptospirosis tersebar di berbagai Kecamatan, mulai dari Kedung, Pecangaan, Kalinyamatan, Welahan, Jepara Kota, Kembang, Donorojo, dan Tahunan. 

"Yang kami terima itu laporan dari RSUD RA Kartini, RSUD Rehatta, dan RS Graha Husada. Kami belum menerima adanya pasien dari rumah sakit lain," ujar  Hadi Sarwoko.

Menurutnya, penularan bakteri ini biasanya terjadi di genangan air atau banjir yang dilewati tikus dan terkena kencing tikus.  Penderita dapat terinfeksi saat melewati area banjir dengan luka terbuka dan tanpa pelindung. Biasanya, bakteri masuk melalui luka atau selaput lendir dan menginfeksi tubuh manusia.

Gjala penyakit ini meliputi demam tinggi, sakit kepala hebat, nyeri otot betis, mata merah, lemas, menggigil, serta dapat menyebabkan gagal ginjal atau organ, jika tidak diobati dengan antibiotik yang tepat. Dengan banyaknya kasus ini, Hadi mengimbau masyarakat agar selalu berperilaku hidup bersih dan sehat dengan menjaga lingkungan tempat tinggal dan saluran air.

"Saat banjir, hindari kontak dengan tanpa alat pelindung, gunakan selalu sepatu boots dan sarung tangan. Jangan lupa tutup luka," pesan Hadi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)