7 Negara Terkaya di Dunia pada 2025, AS Masih Teratas

Negara bagian AS. California. (California.com)

7 Negara Terkaya di Dunia pada 2025, AS Masih Teratas

Riza Aslam Khaeron • 4 February 2026 18:15

Jakarta: Kekayaan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh luas wilayah atau populasi, melainkan juga oleh akumulasi kekayaan rumah tangga dan kekuatan ekonomi secara keseluruhan.

Pada tahun 2025, laporan Global Wealth Report yang dirilis UBS menunjukkan daftar negara-negara dengan kekayaan terbesar di dunia berdasarkan total kekayaan rumah tangga dalam triliunan dolar AS. Data ini didasarkan pada analisis dari OECD, IMF, dan Bank Dunia, mencerminkan seberapa besar nilai ekonomi yang dimiliki oleh warganya secara kolektif.

Berdasarkan Forbes, berikut ini 7 negara terkaya di dunia pada 2025:

1. Amerika Serikat ($163.117 miliar)

Amerika Serikat menempati posisi pertama dengan total kekayaan rumah tangga sebesar $163 triliun. Negara ini memiliki pusat-pusat keuangan global seperti New York dan Silicon Valley, serta sumber daya alam yang melimpah. Infrastruktur ekonomi yang kuat, inovasi teknologi, dan pasar modal terbesar di dunia menjadi pilar utama kekayaan nasionalnya.
 

2. Tiongkok ($91.082 miliar)

Sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, Tiongkok terus menunjukkan pertumbuhan kekayaan yang signifikan. Modernisasi kota-kota besar, ekspansi industri teknologi, dan sistem perdagangan global yang luas menjadikan Tiongkok sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan kekayaan tercepat.
 

3. Jepang ($21.332 miliar)

Jepang berada di posisi ketiga dengan ekonomi berbasis teknologi tinggi, industri otomotif, dan sistem keuangan yang maju. Meskipun memiliki populasi yang menua, Jepang tetap menjadi kekuatan ekonomi dengan cadangan devisa yang besar dan kekayaan bersih rumah tangga yang tinggi.
 
Baca Juga:
Daftar 10 Negara Arab Terkaya 2025 Versi IMF dan World Bank
 

4. Inggris ($18.056 miliar)

Inggris memiliki sektor jasa keuangan yang kuat, khususnya di London yang menjadi salah satu pusat keuangan dunia. Stabilitas politik dan ekonomi, serta sejarah panjang sebagai kekuatan kolonial, turut menopang kekayaan rumah tangga di negara ini.


Bendera Tiongkok. (Jerome Favre, EPA-EFE)

5. Jerman ($17.695 miliar)

Sebagai negara industri terbesar di Eropa, Jerman unggul dalam sektor manufaktur, ekspor teknologi tinggi, dan automotif. Perekonomian yang efisien dan ketahanan fiskal membuatnya tetap kokoh dalam peta kekayaan global.

6. India ($16.008 miliar)

India menunjukkan lonjakan pesat dalam akumulasi kekayaan rumah tangga. Pertumbuhan sektor teknologi informasi, jasa keuangan, dan populasi muda yang besar menjadikan India sebagai kekuatan ekonomi yang terus berkembang.

7. Prancis ($15.508 miliar)

Prancis mengandalkan sektor pariwisata, industri mewah, pertanian modern, serta kekuatan budaya dan sejarahnya. Paris sebagai pusat ekonomi Eropa berkontribusi besar terhadap total kekayaan rumah tangga nasional.

Ketujuh negara di atas merepresentasikan pusat-pusat kekayaan dunia dengan karakter ekonomi yang unik dan saling bersaing. Meskipun didominasi oleh negara-negara maju, masuknya India menandai bergesernya peta kekuatan ekonomi global menuju negara-negara berkembang yang memiliki potensi besar di masa depan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)