Menteri Perdagangan, Budi Santoso, saat memantau harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 4 Maret 2026. Metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin.
Konflik Timur Tengah Memanas, Mendag Dorong Penguatan Belanja Domestik
Muhammad Syawaluddin • 5 March 2026 00:14
Makassar: Konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat diperkirakan berdampak pada perdagangan global, termasuk aktivitas ekspor-impor Indonesia. Pemerintah saat ini masih memantau perkembangan situasi di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi pasar ekspor nasional.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pihaknya terus mengamati dinamika pasar ekspor di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan tersebut. Ketegangan memanas setelah Iran membalas serangan Israel dan Amerika Serikat yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz.
“Kita sekarang pasti akan melihat dulu pasar-pasar ekspor yang terdampak. Perang itu akan sedikit berpengaruh, tetapi akan kita monitor terus,” kata Budi di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 4 Maret 2026.
“Kita harus meningkatkan daya beli masyarakat dan memperkuat ekosistem ekonomi di dalam negeri agar aktivitas ekonomi tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya.
Terkait impor minyak dan gas Indonesia, Budi mengatakan sejauh ini belum ada perubahan signifikan. Tapi, pemerintah tetap memantau perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah.
“Nanti kita lihat perkembangannya,” ucap dia.

Serangan Amerika Serikat dan Israel di wilayah pemukiman penduduk Iran. Foto: ANTARA/Anadolu/py.
Budi berharap konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah dapat segera mereda sehingga stabilitas perekonomian global dapat kembali terjaga.
“Kita berharap situasi ini bisa segera selesai agar perekonomian dunia kembali berjalan normal,” pungkasnya.