PBB Minta Israel Buka Kembali Semua Perlintasan dan Arus Bantuan ke Gaza

Israel menutup semua perlintasan ke Gaza, termasuk Rafah, serta menangguhkan evakuasi medis dan rotasi personel kemanusiaan. (Anadolu Agency)

PBB Minta Israel Buka Kembali Semua Perlintasan dan Arus Bantuan ke Gaza

Willy Haryono • 3 March 2026 16:04

New York: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa Israel telah menutup seluruh perlintasan menuju Jalur Gaza dan menghentikan pergerakan bantuan kemanusiaan di wilayah tersebut.

Langkah Israel itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan regional usai serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran pada 28 Februari lalu.

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan otoritas Israel menutup semua perlintasan, termasuk Rafah, serta menangguhkan evakuasi medis dan rotasi personel kemanusiaan.

“Sangat penting semua perlintasan dibuka kembali secepat mungkin,” ujarnya dalam konferensi pers.

Menurut Dujarric, warga Gaza sangat bergantung pada arus bantuan dan barang komersial dari luar wilayah. Ia menegaskan kapasitas penyimpanan yang terbatas dan kerusakan akibat perang membuat pasokan harus mengalir secara konsisten.

Dilansir dari Anadolu Agency, PBB menyebut upaya menjaga distribusi bantuan tetap berjalan selama pembatasan sebelumnya kini tidak dapat dilanjutkan jika blokade penuh diberlakukan. Kondisi itu dinilai memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah yang dilanda konflik.

Di Tepi Barat yang diduduki, pasukan Israel juga disebut menutup sebagian besar pos pemeriksaan sehingga membatasi pergerakan antar kota Palestina. Pembatasan itu berdampak pada akses warga terhadap mata pencaharian dan layanan dasar.

Situasi ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan gabungan ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan rudal dan drone. Israel selanjutnya menetapkan status darurat khusus secara nasional. (Keysa Qanita)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)