Bandara Lombok Layani 167 Ribu Penumpang Selama Lebaran 2026

Penumpang di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA/Akhyar Rosidi.

Bandara Lombok Layani 167 Ribu Penumpang Selama Lebaran 2026

Silvana Febiari • 1 April 2026 11:22

Lombok Tengah: PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), melayani 167.078 penumpang selama periode libur Lebaran 2026. Angka tersebut mencakup arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.

"Selama 18 hari sejak 13 hingga 30 Maret 2026, dengan kinerja operasional yang menunjukkan tren positif," kata General Manager Bandara Lombok Aidhil Philip Julian, dilansir dari Antara, Rabu, 1 April 2026.

Secara kumulatif, Bandara Lombok melayani sebanyak 167.078 penumpang. Angka ini meningkat 28 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 130.404 penumpang.
 


"Sementara itu, pergerakan pesawat mencapai 1.685 penerbangan, meningkat 53 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.101 penerbangan," ujarnya.

Sementara itu, di sektor kargo, total angkutan mencapai 651 ton. Jumlah ini meningkat 17 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang tercatat sebesar 555 ton.

Dari sisi ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), kinerja harian tercatat mencapai 83 persen. Sementara capaian kumulatif selama periode Angkutan Udara Lebaran 1447 H mencapai 77,9 persen.

"Hal ini mencerminkan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran operasional di tengah peningkatan trafik penerbangan," ucapnya.

Manajemen Bandara Lombok juga mencatat utilisasi slot penerbangan yang optimal, dengan capaian sebesar 93,5 persen. Selain itu, realisasi penerbangan tambahan mencapai 58 penerbangan dari total 62 penerbangan yang diajukan maskapai.

"Puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dengan total 10.559 penumpang, sementara puncak arus balik terjadi pada 29 Maret 2026 dengan total 11.329 penumpang," tuturnya.


Penumpang di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA/Akhyar Rosidi.


Ia mengatakan rute penerbangan yang paling diminati selama periode ini didominasi oleh Jakarta (CGK), Surabaya (SUB), dan Denpasar (DPS). Ia mengatakan pertumbuhan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat menunjukkan kepercayaan publik yang terus terjaga terhadap layanan bandara.

“Kami bersyukur bahwa selama periode Angkutan Udara Lebaran 1447 H, operasional bandara dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar di tengah tingginya mobilitas masyarakat," ungkapnya.

Manajemen juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari regulator, maskapai, operator, dan ground handling, hingga seluruh insan bandara. Mereka berkolaborasi menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa selama periode Angkutan Udara Lebaran 1447 H.

"Kami tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta keandalan operasional sebagai gerbang utama penerbangan di Nusa Tenggara Barat, dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat baik domestik maupun internasional," imbuhnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)