Pelatihan pembatik muda. Foto: Istimewa
Pembatik Muda Hadapi Sejumlah Tantangan Industri
M Sholahadhin Azhar • 7 May 2026 18:37
Jakarta: Pembatik muda dinilai menghadapi tantangan tersendiri. Terutama, dalam pengembangan produk batik seiring dengan perkembangan zaman.
“Tantangan yang dihadapi pembatik muda saat ini tidak hanya terletak pada kemampuan menciptakan desain, tetapi juga pada pemahaman struktur industri dan pasar dunia fashion,“ jelas Chief of Business Support TBIG Lie Si An, dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Mei 2026.
Menghadapi tantangan itu, pihaknya memfasilitasi pembatik muda dengan pelatihan teknis lewat Rumah Batik TBIG. Yakni, melalui kolaborasi bersama desainer profesional untuk mendorong lahirnya kreasi batik yang lebih relevan bagi generasi muda.
Baca Juga :
Mendorong Industri Kreatif Lewat Batik
Lie mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan perubahan selera pasar. Sekaligus, memperkuat daya saing pembatik muda di industri fashion.
Kegiatan pelatihan ini telah diselenggarakan pada 21–24 April 2026. Hal tersebut sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam pengembangan UMKM berbasis budaya.
Program ini juga merupakan bagian dari serangkaian kegiatan pengembangan pembatik muda yang akan berlangsung hingga Juni 2026.
Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, menambahkan bahwa program ini juga diarahkan untuk memperkuat posisi batik di pasar generasi muda. Terutama, melalui pendekatan yang lebih relevan.

Pelatihan pembatik muda. Foto: Istimewa
Menurut Herman, keberlanjutan batik sebagai warisan budaya sangat bergantung pada kemampuan pembatik muda. Terutama, untuk beradaptasi dengan selera terkini.
"Karena itu, selain menjaga kualitas, penting bagi pelaku usaha untuk menghadirkan inovasi desain dan strategi pemasaran yang lebih dekat dengan karakter pasar saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pelaku industri dan komunitas kreatif menjadi kunci. Terutama, dalam memperluas jangkauan batik di pasar yang lebih luas.
“Melalui kolaborasi seperti ini, kami ingin mendorong batik tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang sebagai bagian dari gaya hidup generasi muda,” tutupnya.