Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Metro TV/Kautsar
Kemenkes Awasi dan Cegah Hantavirus Masuk Indonesia
M. Iqbal Al Machmudi • 7 May 2026 13:46
JakartaL Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengantisipasi penyebaran hantavirus. Saat ini, virus itu masih terkonsentrasi di kapal pesiar MV Hondius.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan hantavirus cukup berbahaya. Sehingga, pihaknya sudah berkoordinasi dengan WHO perihal panduan untuk bisa lakukan skriningnya.
"Tapi hasil masukannya kita terima memang (virus) itu masih terkonsentrasi di kapal itu, jadi belum nyebar kemana-mana," kata Budi di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.
Budi menjelaskan yang dilakukan Kemenkes. Yakni, mempersiapkan Indonesia memiliki panduan skrining untuk hantavirus. Termasuk, dalam bentuk rapid test seperti covid-19 dulu atau reagen yang digunakan di mesin PCR.
"Kita beruntung sekarang kan mesin PCR kita udah banyak Jadi untuk deteksi virus ini harusnya bisa lebih mudah. Cuman dipastikan reagennya masih khusus," ujar dia.
Kemenkes, kata Budi, fokus pada surveillance. Supaya, penanganan cepat dapat dilakukan jika terjadi kasus.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Metro TV/Kautsar
Diketahui kapal pesiar mewah MV Hondius yang sedang menempuh perjalanan panjang dari Ushuaia, Argentina, menuju Tanjung Verde melaporkan adanya wabah penyakit yang menjangkiti awak dan penumpangnya di tengah Samudra Atlantik.
Hingga Selasa, 5 Mei 2026, WHO melaporkan 7 orang dari total 147 penumpang dan awak kapal dilaporkan sakit dan 3 di antaranya meninggal dunia.