CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga.
Danantara Jadi Pemegang Saham GoTo Demi Kesejahteraan Pengemudi Ojol
Kautsar Widya Prabowo • 5 May 2026 22:07
Jakarta: CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan pihaknya telah masuk sebagai pemegang saham di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) sejak beberapa waktu lalu. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojek online (ojol).
“GoTo, kita sudah masuk sebetulnya. Sudah mulai masuk,” ujar Rosan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.
Rosan menjelaskan, peningkatan kesejahteraan tersebut diwujudkan melalui sejumlah program, seperti pemberian BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, serta Bantuan Hari Raya (BHR) yang nilainya lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, Rosan juga menyinggung kinerja Tokopedia yang sebelumnya merugi, namun kini mulai mencatatkan keuntungan. Ia menilai perbaikan kinerja tersebut tidak lepas dari dukungan Danantara.
“Selama ini kan selalu rugi, baru tahun ini kuartal ini mulai untung. Kemudian pada saat BHR kemarin, itu juga dari kami yang bicara agar BHR atau THR-nya dilipatgandakan,” jelasnya.
Terkait waktu masuknya Danantara ke GoTo, Rosan memberi isyarat bahwa hal itu terjadi saat mulai ada perubahan kebijakan yang berpihak pada pengemudi.
“Perubahan itu mulai terjadi di Januari. Itu saja kodenya,” katanya.

Logo PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Foto: Dok. Istimewa.
Meski demikian, Rosan belum mengungkapkan besaran kepemilikan saham Danantara di GoTo karena prosesnya masih berlangsung secara bertahap.
“Masih berlanjut, bertahap,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rosan menyebut iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan bagi para pengemudi ditanggung oleh perusahaan. Pendanaan tersebut berasal dari realokasi anggaran pemasaran yang sebelumnya digunakan untuk strategi “bakar uang” antar aplikator.
“Dulu perusahaan ojol saling marketing, burning cash ratusan juta dolar. Sekarang kita ajak untuk tidak lagi bakar uang, tapi dialihkan untuk kepentingan pengemudi. Alhamdulillah, karena yang bicara kami, didengar,” kata Rosan.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com