Lestari Moerdijat: Mudik Lebaran Momen Perkuat Persatuan dan Toleransi

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie)/Foto Metrotvnews

Lestari Moerdijat: Mudik Lebaran Momen Perkuat Persatuan dan Toleransi

Muhamad Marup • 17 March 2026 14:38

Jakarta: Mudik Lebaran merupakan tradisi khas Indonesia dalam merayakan Idulfitri. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie), menilai, tradisi tersebut harus mampu dimanfaatkan untuk melestarikan nilai-nilai persatuan dan toleransi di tengah masyarakat.

"Mudik bukan sekadar pulang kampung. Ini adalah momentum strategis untuk memupuk persatuan dan toleransi, terutama ketika para perantau bertemu kembali dengan keberagaman di daerah asal," ujar Lestari dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 17 Maret 2026.

Lestari menilai, program Mudik Gratis baik dari swasta maupun pemerintah merefleksikan nilai-nilai toleransi dan kekeluargaan antarsesama anak bangsa.

Dia juga mengingatkan para pemudik dapat menjadikan perjalanan ke kampung halaman sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

"Di jalan raya, kita bertemu dengan sesama pemudik dari berbagai latar belakang. Di kampung halaman, kita kembali menyatu dengan akar budaya," jelasnya.

Rerie menilai, di tengah tekanan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini, semangat kebersamaan dan toleransi sangat dibutuhkan untuk memperkuat ikatan sosial setiap anak bangsa.


Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie)/Foto Metrotvnews

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap generasi penerus dapat secara konsisten mengamalkan dan melestarikan nilai-nilai kebangsaan yang kita miliki.

"Nilai-nilai kebangsaan, harus mampu dimanfaatkan sebagai landasan bertindak untuk menjawab berbagai tantangan dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik di masa depan," katanya.

Sebagai informasi, pemerintah memprediksi pergerakan pemudik tahun ini mencapai 155 juta orang. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan 21,97 juta pergerakan pemudik dalam sehari.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)