Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Presiden. Foto: Metro TV/Kautsar Widya Prabowo
Airlangga: Pemerintah Kaji WFH Usai Lebaran untuk Efisiensi Energi
Kautsar Widya Prabowo • 19 March 2026 19:34
Jakarta: Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan sektor swasta usai Lebaran. Kebijakan ini disiapkan sebagai langkah efisiensi di tengah tingginya harga minyak global.
“Dengan tingginya harga minyak, maka perlu efisiensi daripada waktu kerja. Di mana akan dibuka fleksibilitas untuk work from home, dalam satu hari dalam lima hari kerja,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis, 19 Maret 2026.
Ia menambahkan, kebijakan ini tidak hanya akan diterapkan bagi ASN, tetapi juga diharapkan melibatkan sektor swasta dan pemerintah daerah.
Airlangga menilai, penerapan WFH berpotensi memberikan penghematan signifikan terhadap konsumsi bahan bakar, khususnya dari sektor transportasi.
“Penghematannya cukup signifikan, seperlima dari apa yang biasa kita keluarkan,” jelas Airlangga.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Presiden. Foto: Metro TV/Kautsar Widya Prabowo
Meski demikian, pemerintah masih mematangkan konsep dan teknis pelaksanaan kebijakan tersebut. Termasuk penentuan waktu pasti penerapannya.
Airlangga memastikan, kebijakan WFH ini akan diberlakukan setelah Lebaran, namun jadwal detailnya akan diumumkan setelah kajian selesai.
“Pasca Lebaran, tapi nanti kita akan tentukan kapan waktunya,” ucap Airlangga
Sementara itu, terkait isu pemotongan gaji anggota DPR dan menteri, Airlangga menyebut hal tersebut belum dibahas dalam rapat terbatas.