Penyerangan Nakes di Tambrauw, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

Polda Papua Barat Daya melaksanakan press release terkait penanganan kasus penyerangan nakes di Kabupaten Tambrauw yang berlangsung di Mapolda di Aimas, Rabu (18/3/2026). ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu

Penyerangan Nakes di Tambrauw, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

Lukman Diah Sari • 18 March 2026 15:55

Sorong: Polda Papua Barat Daya terus melakukan penyelidikan terkait penyerangan terhadap empat tenaga kesehatan (nakes) di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, yang mengakibatkan dua orang meninggal. Proses penyelidikan masih berlangsung intensif untuk mengungkap pelaku penyerangan yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).

"Proses lidik dan sidik masih berjalan. Kami terus bekerja keras untuk menemukan pelaku," ujar Pelaksana Tugas Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Daya Komisaris Polisi Jenny Setya Agustin Hengkelare di Sorong, Rabu, 18 Maret 2026, melansir Antara

Selain melakukan penyelidikan, Polda Papua Barat Daya juga mengerahkan 60 personel Brimob ke wilayah Tambrauw sebagai langkah cepat menjaga stabilitas keamanan, khususnya di jalur Sorong-Tambrauw yang sempat menjadi lokasi gangguan keamanan. Menurut Jenny, aparat gabungan menyiapkan pos pengamanan di sejumlah titik rawan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman.

Polisi juga menerapkan sistem pengawalan bagi pengguna jalan. Kendaraan yang melintas, khususnya sepeda motor, dikumpulkan di satu titik sebelum diberangkatkan secara bersama-sama dengan pengawalan petugas.

"Tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Kami kumpulkan dan kawal bersama demi keamanan," jelas dia.

Dia menerangkan langkah ini dilakukan untuk meminimalisasi potensi gangguan serta memberikan rasa aman bagi warga yang melakukan perjalanan antara Sorong dan Tambrauw. Jenny menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir untuk beraktivitas maupun bepergian karena aparat dari Polri, TNI, dan pemerintah daerah telah disiagakan di lapangan.

"Situasi saat ini kondusif, namun kami tetap waspada penuh. Petugas standby untuk memastikan keamanan masyarakat," ujarnya.

Polda Papua Barat Daya melaksanakan press release terkait penanganan kasus penyerangan nakes di Kabupaten Tambrauw yang berlangsung di Mapolda di Aimas, Rabu (18/3/2026). ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu

Sebelumnya, empat tenaga kesehatan dilaporkan menjadi korban penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, Senin, 16 Maret 2026, sekitar pukul 11.37 WIT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan, insiden tersebut terjadi ketika para tenaga kesehatan sedang dalam perjalanan dari Rumah Sakit Pratama Fef menuju Kota Sorong setelah menjalankan tugas pelayanan kesehatan di wilayah pedalaman. Namun, setibanya di wilayah Kampung Jokbu atau Banfot, kendaraan yang mereka tumpangi dilaporkan dihadang oleh sekelompok orang tidak dikenal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)