Seskab Jalankan Instruksi Presiden, 65 Ton Logistik Dikirim ke NTT

Bantuan logistik dari pemerintah untuk warga terdampak bencana di NTT. Foto: Instagram @sekretariat.kabinet

Seskab Jalankan Instruksi Presiden, 65 Ton Logistik Dikirim ke NTT

Gabriella Thesa Widiari • 19 August 2026 08:57

Jakarta: Pemerintah kembali mengirimkan bantuan logistik untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan pengiriman bantuan itu instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. 

"Atas instruksi Bapak Presiden, hari ini, hari kelima pascabencana, jam 4 pagi (Rabu, 19 Agustus 2026), kembali diberangkatkan lima pesawat menuju NTT. Hari ini total membawa 65 ton logistik," kata Teddy dikutip dari Instagram @sekretaris.kabinet, Rabu, 19 Agustus 2026.

Sebanyak 65 ton logistik diberangkatan dengan lima pesawat dari Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pesawat terbang Rabu dini hari, 19 Agustus 2026.

 

Teddy mengatakan total bantuan logistik yang dikirim pemerintah sejak hari pertama mencapai 253 ton. Bantuan logistik tersebut terdiri atas makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan oleh warga terdampak di NTT.

Teddy menjelaskan, terdapat dua posko bantuan di lokasi bencana, yaitu Labuan Bajo dan Maumere. Menurut Teddy, logistik yang dikirim ke Labuan Bajo akan didistribusikan ke Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara itu, logistik yang dikirim ke Maumere, akan disalurkan ke Sikka, Ende, dan Nagekeo.

"Semua logistik tadi itu menggunakan jalur udara lewat helikopter, kemudan pesawat Cassa. Kemudian lewat laut, ada tiga KRI TNI AL yang sudah ada di sana, satu kapal rumah sakit berlabuh di sana," kata Teddy.


Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Foto: Instagram @sekretariat.kabinet.

Teddy menegaskan pemerintah terus memantau penanganan bencana dan memastikan distribusi bantuan berjalan cepat. Sehingga, seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

(Gabriella Thesa Widiari)