145.855 Warga Kunjungi Blok M Hub pada Malam Tahun Baru

Blok M Hub. Foto: Antara.

145.855 Warga Kunjungi Blok M Hub pada Malam Tahun Baru

Anggi Tondi Martaon • 2 January 2026 19:24

Jakarta: Blok M Hub menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi selama malam pergantian Tahun Baru 2026. Hal itu terlihat dari jumlah kunjungan yang mencapai 145.855 orang selama 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

"Tercatat 145.855 orang mengunjungi Blok M Hub selama periode 31 Desember 2025 - 1 Januari 2026," kata Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo dikutip dari Antara, Jumat, 2 Januari 2026.

MRT Jakarta menghadirkan ruang-ruang terbuka publik yang aman dan nyaman di sekitar stasiun dan juga telah menjadi salah satu tujuan perjalanan saat liburan, seperti Blok M Hub. Oleh karena itu, diimbau warga juga memanfaatkan transportasi publik daripada kendaraan pribadi. Terlebih, adanya penerapan tarif Rp1 untuk menambah minat menggunakan MRT.

"Ketertarikan ini mendorong peningkatan angka keterangkutan transportasi publik, khususnya MRT Jakarta," ungkap Rendy.

Selama dua hari tersebut, MRT Jakarta juga melakukan perubahan pola operasional, yaitu beroperasi hingga pukul 02.00 WIB pada Kamis, 1 Januari 2026. Hal itu dibelakukan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang menghadiri sejumlah kegiatan di sepanjang jalur MRT Jakarta.

Selain melakukan penyesuaian jadwal operasional dan tarif, MRT Jakarta melakukan sejumlah persiapan dan mitigasi terkait pengelolaan lonjakan pelanggan (crowd management) seperti penambahan personel, stok kartu, dan alat pembaca kartu di stasiun.

Pengembangan kawasan di sekitar stasiun dengan prinsip transit dan inklusif kini menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk datang dan menikmati kota.

Blok M Hub. Foto: Antara.

Suku Dinas (Sudin) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Selatan memastikan warga tetap antusias merayakan malam tahun baru di Blok M meski digelar secara sederhana. Konsep malam tahun baru tersebut sudah mengikuti arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yakni dilaksanakan secara sederhana dan tanpa kembang api.

Selain itu, ada pula penggalangan dana bagi warga yang terdampak bencana di Sumatera. Kegiatan tersebut bertajuk From Jakarta with Love melalui Baznas Bazis DKI atau Jakarta Selatan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)