Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kedua dari kiri) saat mengikuti uji coba pembangunan LRT 1B. Foto: Antara.
Pramono Berkomitmen Optimalisasi Percepatan Integrasi Transportasi Jakarta
Anggi Tondi Martaon • 16 July 2026 14:56
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berkomitmen terus mengoptimalkan percepatan integrasi transportasi massal di Jakarta. Sehingga, masyarakat dapat mengakses transportasi dengan mudah dan mengurangi kemacetan.
"Saya kemarin sudah memulai peletakan batu pertama (groundbreaking) di Dukuh Atas yang akan menghubungkan enam moda," kata Pramono dikutip dari Antara, Kamis, 16 Juli 2026.
Adapun enam moda tersebut meliputi MRT, dua lintas LRT, TransJakarta, Kereta Bandara, dan KRL Commuter Line.
Menurut Pramono, Dukuh Atas akan menjadi simpul perpindahan moda transportasi yang memudahkan mobilitas masyarakat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai pada Agustus 2026.
Pramono membayangkan warga Pondok Labu ke Kelapa Gading dalam waktu satu jam. Sebab, masyarakat menggunakan MRT dan pindah LRT di Dukuh Atas.
"Dan kita bisa makan yang di Kelapa Gading, makan di Jakarta Selatan, Fatmawati, dan sebagainya yang dari Selatan bisa ke Utara," ungkap Pramono.
Selain itu, Pramono akan memperluas pembangunan jalur Veledrome menuju Jakarta International Stadium (JIS) dan koneksi menuju Stasiun Kereta Cepat Whoosh, Halim. Menurut Pramono, keberadaan jalur penghubung menuju kereta cepat menjadi bagian penting agar tingkat penggunaan moda transportasi tersebut semakin optimal.

Pembangunan LRT Fase 1B. Foto: Antara.
"Karena bagaimanapun, feeder untuk kereta cepat kita tidak akan maksimal kalau kemudian tidak dikoneksikan. Maka itulah yang akan kami lakukan," sebut Pramono.
Pihaknya juga telah menghubungkan kawasan JIS dan Ancol melalui jembatan sepanjang sekitar 400 meter. "Sehingga, kalau ada konser, ada pertandingan bola, tidak perlu lagi parkirnya di JIS, parkirnya di Ancol cukup. Dan itulah yang menyebabkan kemudian kemacetan bisa dikurangi secara signifikan," ujar Pramono.
Kemudian, layanan KRL yang berhenti di sekitar JIS juga mempermudah masyarakat dari Bogor, Depok, Tangerang, dan wilayah penyangga lainnya menuju stadion.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melanjutkan proyek LRT menuju Dukuh Atas setelah rute Velodrome-Manggarai diresmikan pada Agustus 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bahkan menargetkan, LRT rute Manggarai-Dukuh Atas rampung pada 2028.
“Saya tadi sudah minta kepada Ibu Asisten Keuangan untuk pembangunan dari Manggarai ke Dukuh Atas selesai di tahun 2028 dengan anggaran Rp2,1 triliun,” kata Pramono.