Asap dari serangan AS di wilayah Iran. (Anadolu Agency)
Serangan AS di Kota Tabriz Iran Tewaskan Satu Orang, Beberapa Lain Terluka
Willy Haryono • 20 July 2026 17:05
Teheran: Sedikitnya satu orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka setelah militer Amerika Serikat menyerang sebuah kawasan militer di barat daya Kota Tabriz, Provinsi Azerbaijan Timur, Iran pada Senin, 20 Juli 2026.
Dikutip dari Anadolu Agency, Kantor Manajemen Krisis Provinsi Azerbaijan Timur menyatakan ledakan yang terdengar di Tabriz berasal dari serangan terhadap fasilitas militer di wilayah tersebut.
Akibat serangan itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara beberapa lainnya terluka.
Kantor berita Mehr melaporkan serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi militer antara Amerika Serikat dan Iran. Sebelumnya, media penyiaran publik Israel KAN melaporkan Washington telah memberi tahu Israel mengenai rencana meningkatkan operasi militernya terhadap Iran dalam beberapa hari ke depan.
Menurut laporan tersebut, selama sekitar 10 hari terakhir serangan Amerika Serikat sebagian besar terfokus di wilayah selatan Iran. Serangan ke Tabriz dan Urmia menjadi operasi pertama yang menyasar wilayah utara Iran sejak eskalasi terbaru dimulai.
Sementara itu, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Iran membalas serangan Amerika Serikat dengan melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas dan pangkalan yang disebut digunakan militer AS di beberapa negara kawasan.
Aksi saling serang itu terjadi meski Washington dan Teheran sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan pada Juni lalu. Kesepakatan tersebut bertujuan mengakhiri konflik dan membuka jalan menuju perjanjian damai yang lebih permanen. (Keysa Qanita)
Baca juga: Siapkan Serangan Lebih Besar ke Iran, AS Minta Israel Tak Ikut Campur