Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu. (Anadolu Agency)
Siapkan Serangan Lebih Besar ke Iran, AS Minta Israel Tak Ikut Campur
Muhammad Reyhansyah • 20 July 2026 14:45
Washington: Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah memberi tahu Israel mengenai rencana untuk meningkatkan kampanye militernya terhadap Iran dalam beberapa hari mendatang.
Menurut laporan penyiar publik Israel KAN pada Minggu, 19 Juli 2026 yang mengutip sumber keamanan anonim Israel dan Amerika Serikat, KAN melaporkan Washington menyampaikan kepada Tel Aviv bahwa pihaknya lebih memilih agar Israel tidak terlibat dalam fase eskalasi saat ini.
Meski demikian, kedua negara disebut tetap membahas berbagai kemungkinan, termasuk skenario apabila Iran melancarkan serangan balasan terhadap Israel.
“Hasil penilaian yang dibahas dalam konsultasi strategis antara kedua sekutu menunjukkan Iran berpotensi menyerang Israel. Kondisi itu dikhawatirkan dapat memicu serangan balasan Israel ke wilayah Iran, sebuah skenario yang untuk sementara ingin dihindari Washington,” sebut laporan tersebut, dikutip dari Anadolu, Senin, 20 Juli 2026
KAN juga melaporkan Amerika Serikat telah memperkuat kehadiran militernya di kawasan dengan mengirimkan tambahan peralatan dan amunisi ke Israel dalam 24 jam terakhir guna mendukung operasi pesawat tempur Amerika Serikat.
Lebih dari 10 pesawat pengisian bahan bakar udara milik Amerika Serikat juga dilaporkan telah tiba di Israel dari Eropa dan Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar sebagai bagian dari persiapan menghadapi kemungkinan serangan Iran terhadap kepentingan Amerika Serikat di kawasan.
AS Tambah Armada Pengisian Bahan Bakar
Secara terpisah, media Israel Walla, mengutip sumber anonim di Angkatan Udara Israel, melaporkan bahwa militer AS berencana mengerahkan hingga 100 pesawat pengisian bahan bakar udara ke sejumlah pangkalan militer di Israel, termasuk Bandara Ramon di wilayah selatan negara itu.Menurut sumber tersebut, peningkatan serangan AS terhadap Iran akan membutuhkan tambahan pesawat pengisian bahan bakar yang ditempatkan di Israel. Walla juga menyebut sebagian pesawat dapat beroperasi dari Bandara Internasional Ben Gurion dekat Tel Aviv, sementara 14 pesawat tanker AS dilaporkan telah tiba di Israel.
Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir meningkatkan serangannya terhadap Iran. Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas dan pangkalan yang disebut digunakan oleh militer AS di beberapa negara di kawasan.
Aksi saling serang itu terjadi meski Washington dan Teheran telah menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan pada Juni lalu untuk mengakhiri konflik dan mencapai kesepakatan damai jangka panjang.
Baca juga: AS Kirim 14 Pesawat Pengisi Bahan Bakar Militer ke Israel di Tengah Eskalasi Iran