Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berada di lokasi uji coba artileri. (KCNA)
Disaksikan Kim Jong-un, Korea Utara Uji Peluncur Roket MRLS Kaliber Besar
Willy Haryono • 28 January 2026 08:18
Pyongyang: Korea Utara telah melakukan uji coba sistem peluncur roket ganda kaliber besar (MRLS) yang telah ditingkatkan, dengan pengawasan langsung oleh pemimpin Kim Jong-un, menurut laporan media pemerintah pada Rabu, 28 Januari 2026.
Uji coba yang dilakukan pada Selasa tersebut melibatkan empat roket MRLS yang menggunakan teknologi baru dan berhasil menghantam sasaran di perairan pada jarak 358,5 kilometer dari titik peluncuran, lapor Korean Central News Agency (KCNA) dan dikutip Yonhap.
Sehari sebelumnya, militer Korea Selatan mengatakan pihaknya mendeteksi peluncuran beberapa rudal balistik jarak pendek dari wilayah utara Pyongyang ke arah Laut Timur. Peluncuran itu terjadi ketika Korea Utara secara luas diperkirakan akan menggelar kongres partai berkuasa pertamanya dalam lima tahun pada awal bulan depan.
Media pemerintah mengutip Kim Jong-un yang mengatakan bahwa kongres partai ke-9 tersebut “akan memperjelas rencana tahap berikutnya untuk semakin memperkuat penangkal nuklir negara.”
Kim menyebut uji tembak pada Selasa itu memiliki “arti penting yang besar dalam meningkatkan efektivitas penangkal strategis kami.” Ia mengatakan berbagai penyempurnaan telah dilakukan untuk memaksimalkan kemampuan serangan sistem peluncur tersebut, termasuk dari sisi mobilitas, intelijen, dan akurasi.
Ia juga menyoroti sistem penerbangan berpemandu presisi dengan kendali mandiri sebagai fitur utama senjata tersebut, seraya memuji “peningkatan yang stabil dan evolusi berkelanjutan dari teknologi pertahanan kami.”
Menurut Kim, seluruh aktivitas terkait semata-mata bertujuan meningkatkan tingkat “penangkal negara terhadap perang nuklir.” Ia menegaskan bahwa membangun kemampuan ofensif paling andal dan menegakkan strategi penangkalan berbasis kemampuan tersebut merupakan garis kebijakan pertahanan nasional partainya yang tidak berubah.
Foto-foto yang dirilis memperlihatkan putri Kim, Ju-ae, mendampinginya dalam uji tembak tersebut, bersama sejumlah pejabat tinggi partai dan militer.
Peluncuran roket itu dipandang sebagai unjuk kekuatan menjelang pengumuman rencana pembangunan lima tahun di bidang pertahanan, ekonomi, dan sektor lainnya dalam kongres partai ke-9, yang akan menjadi yang pertama sejak kongres ke-8 pada 2021.
Uji tembak ini juga berlangsung di tengah kunjungan pejabat tinggi pertahanan Amerika Serikat ke Korea Selatan untuk membahas isu-isu keamanan, termasuk dorongan Seoul untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir, sebelum melanjutkan kunjungan ke Jepang.
Baca juga: Korea Selatan Sebut Korut Bisa Produksi 20 Senjata Nuklir per Tahun