Ilustrasi longsor. Foto: Metrotvnews.com/M. Azri Arifin
7 Kecamatan Jaksel Masuk Zona Potensi Gerakan Tanah
Metro TV • 15 September 2026 10:56
Jakarta: Tujuh kecamatan di Jakarta Selatan masuk zona menengah potensi gerakan tanah berdasarkan pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Pemerintah Kota (Pemkot) akan melakukan peninjauan, khususnya di kawasan sekitar tebing, lereng, dan aliran sungai.
"Titik-titik yang memang memiliki potensi lebih besar akan kami identifikasi sehingga penanganannya bisa lebih tepat," kata Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo di Jakarta, Selasa, 15 September 2026.
Baca Juga :
Pemkot Jaksel Petakan Wilayah Waspada Longsor
"Kami akan memastikan pemetaan ini tidak berhenti pada tingkat kecamatan," kata Syafrin.
Ia meminta jajaran kecamatan dan kelurahan meningkatkan pemantauan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Koordinasi dengan BPBD dan perangkat daerah terkait juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi pergerakan tanah.
“Kami juga meminta jajaran kecamatan dan kelurahan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” kata Syafrin.
Adapun upaya pemetaan dan pemantauan dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk menekan risiko korban maupun kerusakan akibat tanah longsor.
(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)