22 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Tiba di Banjarmasin

Petugas melakukan pemeriksaan medis terhadap korban yang dievakuasi dari kecelakaan pelayaran Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Banjarmasin, Selasa (15/9/2026). ANTARA/Gunawan Wibisono

22 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Tiba di Banjarmasin

Whisnu Mardiansyah • 15 September 2026 14:35

Banjarmasin: Basarnas memprioritaskan pemeriksaan kesehatan terhadap 22 korban selamat KM Virgo Transport 8 setelah mereka berhasil dievakuasi menggunakan KRI Nala. Para korban kemudian dipindahkan menggunakan kapal berukuran lebih kecil menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Setelah tiba di daratan pada Selasa pagi, seluruh korban langsung menjalani triase. Tahapan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan setiap korban serta menentukan tingkat penanganan medis sesuai kebutuhan masing-masing.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan 22 korban sebelumnya dievakuasi oleh KRI Nala sebelum dipindahkan secara bertahap menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) menuju Pelabuhan Trisakti.

“Jumlah korban yang berhasil dievakuasi KRI Nala sebanyak 22 orang. Kemudian diangkut RBB dengan dua tahap, pertama membawa 16 orang dan sisanya enam orang,” ujarnya di Banjarmasin, seperti dilansir Antara, Selasa, 15 September 2026.


Bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa. (Dokumentasi/ Metro TV)

 

I Putu menjelaskan pemindahan korban menggunakan kapal yang lebih kecil dilakukan karena ukuran KRI Nala tidak memungkinkan kapal tersebut merapat langsung ke dermaga Pelabuhan Trisakti.

Proses transfer dilakukan secara bertahap agar seluruh korban dapat segera mencapai daratan dan memperoleh pemeriksaan kesehatan setelah dievakuasi dari laut.

Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii sebelumnya menjelaskan mekanisme transfer tersebut dalam konferensi pers pada Senin malam.

“Karena kapal itu besar tidak mungkin untuk bisa bersandar di dermaga ini. Jadi harus dilaksanakan transfer ulang kepada kapal KAL Kumai milik TNI Angkatan Laut juga,” terangnya.

Setelah proses pemindahan antarkapal, para korban kemudian dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Setibanya di pelabuhan, mereka langsung mendapatkan pemeriksaan awal dari tim medis.
 


Korban Jalani Triase

Triase menjadi tahap awal dalam penanganan medis korban setelah tiba di darat. Melalui proses tersebut, petugas dapat mengidentifikasi kondisi korban dan menentukan prioritas penanganan berdasarkan tingkat kebutuhan medis.

Pemeriksaan juga diperlukan untuk menentukan korban yang membutuhkan observasi lebih lanjut maupun penanganan medis di fasilitas kesehatan.

Kedatangan 22 korban selamat menambah jumlah korban KM Virgo Transport 8 yang telah berhasil dievakuasi ke Banjarmasin.

Sementara itu, operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan untuk menemukan korban lainnya. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan mengerahkan sejumlah unsur dan sarana pencarian.

Penanganan korban yang telah ditemukan dilakukan secara bertahap, mulai dari proses evakuasi dan transfer antarkapal, pemeriksaan kesehatan, hingga rujukan ke fasilitas kesehatan apabila diperlukan.

(Whisnu M)