Pasukan Israel dilaporkan menggunakan amunisi fosfor dalam serangan artileri terhadap sejumlah wilayah di Lebanon selatan. (Anadolu Agency)
Israel Gunakan Amunisi Fosfor dalam Serangan di Lebanon Selatan
Willy Haryono • 26 September 2026 11:50
Beirut: Pasukan Israel dilaporkan menggunakan amunisi fosfor saat menembaki sejumlah wilayah di Lebanon selatan pada Jumat, 25 September 2026, termasuk di pinggiran Zawtar al-Sharqiyah, Mayfadoun, dan Nabatieh al-Fawqa di Distrik Nabatieh.
Mengutip Anadolu, amunisi fosfor digunakan pertama kalinya di Nabatieh al-Fawqa. Israel kemudian kembali Zawtar al-Sharqiyah dengan amunisi serupa.
Di Distrik Tyre, tembakan artileri serupa juga menyasar Wadi Zibqin serta wilayah pinggiran Haris dan Haddatha.
Tim ahli dari militer Lebanon membongkar dua bom udara Israel yang tidak meledak di Majdal Selm dan Al-Ghandouriyah, masing-masing di Distrik Marjayoun dan Bint Jbeil. Kedua bom tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi yang aman.
Menurut otoritas Lebanon, serangan Israel di Lebanon telah menewaskan sedikitnya 4.386 orang, melukai 12.407 orang, dan menyebabkan lebih dari 1 juta orang mengungsi sejak awal Maret.
Serangan tersebut terus berlangsung meski kesepakatan kerangka kerja pada Juni mengatur penarikan pasukan Israel secara bertahap dari wilayah Lebanon yang diduduki. Kesepakatan itu juga mengatur pengerahan militer Lebanon di wilayah tersebut dan pelucutan senjata Hizbullah. (Razaqa Hariz)
Baca juga: Rumah Warga di Mansouri Dihancurkan Pasukan Israel