Aning, istri dari Donal Husni salah satu jurnalis yang hingga kini belum ditemukan di Selat Sunda.
Jenazah ABK Ditemukan, Keluarga Jurnalis Berharap Pencarian Dibuka Lagi
Hendrik Simorangkir • 24 September 2026 14:03
Tangerang: Penemuan jenazah Sukarman, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu I di perairan Pulau Enggano, Bengkulu, kembali menyalakan harapan bagi keluarga lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.
Aning, istri dari Donal Husni -salah satu jurnalis yang hingga kini belum ditemukan- mengatakan bahwa teridentifikasinya jenazah ABK tersebut menjadi bukti nyata dari jejak rombongan yang hilang, setelah sepuluh hari operasi pencarian dilakukan.
"Ini merupakan salah satu bukti autentik pertama ya, salah satu progres dari sepuluh hari pencarian. Ternyata setelah pencarian secara resmi ditutup atau dihentikan, justru ditemukan satu jenazah yang memang sudah diidentifikasi yakni ABK," ujar Aning di kediamannya di kawasan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Kamis, 24 September 2026.
"Saya mohon kepada Basarnas, jajaran gabungan TNI-Polri, dan pemerintah daerah semoga bisa kembali dibuka pencarian, sehingga bisa ditemukan teman-teman jurnalis, mengingat sampai saat ini belum satu pun yang ditemukan," harap Aning.

Tim SAR memantau peta operasi pencarian delapan warga yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Banten, Senin (14/9/2026). ANTARA/ZUBI MAHROFI.
Aning menuturkan, opsi untuk membuka kembali operasi Search and Rescue (SAR) sangat memungkinkan, terutama karena status aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau telah menurun dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) per tanggal 21 September 2026. Kondisi perairan dinilai sudah lebih aman bagi tim penyelamat.
"Status dari siaga Gunung Anak Krakatau juga sudah turun ya. Jadi besar harapan saya agar pihak berwenang, jajaran terkait, mohonlah untuk dibuka, dilakukan lagi pencarian secara intensif. 10 hari pencarian, tetapi bagi keluarga penantian masih terus berjalan," pungkasnya.