Kali Pertama, Australia Tunjuk Perempuan sebagai Kepala Angkatan Darat

Letjen Susan Coyle ditunjuk sebagai perempuan pertama yang akan menjabat Kepala Angkatan Darat Australia. (Times Live/Mick Tsikas)

Kali Pertama, Australia Tunjuk Perempuan sebagai Kepala Angkatan Darat

Willy Haryono • 13 April 2026 19:39

Canberra: Pemerintah Australia menunjuk Letnan Jenderal Susan Coyle sebagai kepala Angkatan Darat perempuan pertama dalam sejarah negara tersebut pada Senin, 13 April 2026.

Penunjukan ini merupakan bagian dari perombakan kepemimpinan militer, dengan Coyle dijadwalkan mulai menjabat pada Juli mendatang menggantikan Letnan Jenderal Simon Stuart.

Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut langkah ini sebagai tonggak penting dalam 125 tahun sejarah Angkatan Darat Australia.

“Mulai Juli, kita akan memiliki kepala Angkatan Darat perempuan pertama dalam sejarah,” ujarnya, dikutip dari Times Live.

Menteri Pertahanan Richard Marles menilai penunjukan ini juga menjadi dorongan untuk meningkatkan partisipasi perempuan di militer. “Anda tidak bisa menjadi sesuatu yang tidak pernah Anda lihat,” ujar Marles mengutip pernyataan Coyle.

Perempuan di Jajaran Militer Australia

Saat ini, perempuan mencakup sekitar 21 persen dari total personel militer Australia dan 18,5 persen di posisi kepemimpinan. Pemerintah berupaya meningkatkan angka tersebut di tengah sorotan terhadap isu pelecehan dan diskriminasi di lingkungan militer.

Coyle, 55 tahun, telah berkarier di militer sejak 1987 dan sebelumnya menjabat sebagai kepala kapabilitas gabungan. Ia juga tercatat sebagai perempuan pertama yang memimpin cabang layanan militer di Australia.

Dalam perombakan yang sama, pemerintah menunjuk Wakil Laksamana Mark Hammond sebagai kepala Angkatan Pertahanan Australia, menggantikan Laksamana David Johnston. Sementara itu, posisi kepala Angkatan Laut akan diisi oleh Laksamana Muda Matthew Buckley.

Penunjukan ini menjadi bagian dari upaya modernisasi dan reformasi struktural di tubuh militer Australia. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Markas Militer Australia di Timur Tengah Diserang Drone Iran

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)