Gelar Apel Bersama Ojol, Kadishub DKI Instruksikan Penertiban Parkir Liar Harus Humanis

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menggelar apel bersama komunitas ojek online (ojol) di Balai Kota DKI Jakarta. Metro TV/Rifda

Gelar Apel Bersama Ojol, Kadishub DKI Instruksikan Penertiban Parkir Liar Harus Humanis

Rifda Muthia Zahra • 21 June 2026 17:10

Jakarta: Dinas Perhubungan DKI Jakarta menggelar apel gabungan bersama komunitas ojek online (ojol) di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan sinergi di jalan raya.

"Dinas Perhubungan hadir untuk Jakarta, hadir untuk masyarakat, hadir melayani warga, hadir menjaga ketertiban jalan," ujar Kadishub DKI, Budi Awaluddin, di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu, 21 Juni 2026. 

Apel bersama ini diharapkan dapat menyatukan visi antara petugas lapangan dan pengemudi ojol, sekaligus menciptakan kelancaran lalu lintas di wilayah Ibu Kota.

Budi menginstruksikan jajarannya mengubah pola penindakan. Petugas wajib mengutamakan komunikasi yang humanis dan persuasif saat menghadapi pelanggar parkir di jalanan.

"Setiap penertiban harus dilakukan secara humanis dan sesuai SOP profesional, berempati, namun tetap tegas," kata Budi. 

Budi berharap kegiatan apel bersama ini mempererat kemitraan strategis antara Dishub DKI dan komunitas ojol. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berencana meluncurkan program pelatihan khusus serta layanan pengaduan darurat bebas pulsa.

"Kita akan mengadakan seminar dengan teman-teman komunitas ojol dan fasilitasi bagaimana menciptakan kondisi baik," jelas Budi.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menggelar apel bersama komunitas ojek online (ojol) di Balai Kota DKI. Metro TV/Rifda

Baca Juga: 

Jakarta Gratiskan Tiket Wisata dan Transportasi untuk KTP Non-DKI

Perwakilan pengemudi ojol, Beno, menyambut positif rencana kolaborasi yang diinisiasi pihak Pemprov DKI. Beno mengingatkan pengemudi ojol untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan saat bekerja.

"Kita harus safety riding, harus punya itu SIM (Surat Izin Mengemudi), STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Jadi ketika ada tilang, kita bisa tunjukkan," tegas Beno.

Perwakilan odol lainnya, Irfan, meminta Dishub membantu penyediaan fasilitas parkir bagi ojol. Dia mengeluhkan selama ini minim ruang tunggu gratis pada pusat-pusat perbelanjaan di Jakarta.

"Kita sangat mengharapkan Pak Kadishub koordinasi dengan gedung agar disegerakan membuat shelter parkiran free," ucap Irfan.

(Achmad Zulfikar Fazli)