10 Fakta Peristiwa Isra Mikraj yang Wajib Diketahui Umat Islam

Ilustrasi freepik

10 Fakta Peristiwa Isra Mikraj yang Wajib Diketahui Umat Islam

Putri Purnama Sari • 16 January 2026 12:05

Jakarta: Setiap tanggal 27 Rajab kalender Hijriyah, umat Islam di seluruh dunia memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Di tahun 2026 ini, 27 Rajab jatuh pada hari ini, Jumat, 16 Januari 2026.

Peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu kejadian paling agung dalam sejarah Islam. Perjalanan luar biasa ini tidak hanya mengandung mukjizat, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam syariat Islam, khususnya perintah salat lima waktu.

Fakta Peristiwa Isra Mikraj

Berikut sejumlah fakta peristiwa Isra Mikraj yang perlu diketahui umat Muslim.

1. Terjadi dalam Satu Malam

Isra Mikraj terjadi hanya dalam satu malam. Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, Palestina, lalu naik ke Sidratul Muntaha yang berada di lapisan langit ke tujuh dalam waktu yang sangat singkat atas kehendak Allah SWT.
 
2. Menggunakan Kendaraan Bernama Buraq

Dalam perjalanan Isra, Rasulullah SAW menaiki Buraq, makhluk istimewa yang digambarkan lebih besar dari keledai namun lebih kecil dari kuda, dan mampu bergerak sangat cepat.

3. Isra Mikraj Terjadi Setelah Masa Kesedihan

Peristiwa Isra Mikraj terjadi setelah Rasulullah SAW melewati ‘Aamul Huzni’ (tahun kesedihan), Dimana di tahun ini beliau harus kehilangan istrinya Khadijah RA dan Abu Thalib karena wafat. Isra Mikraj menjadi penghiburan dan penguatan iman dari Allah SWT.

4. Nabi Muhammad SAW Bertemu Para Nabi

Dalam perjalanan Mikraj, Rasulullah SAW bertemu dengan para nabi terdahulu di setiap lapisan langit, di antaranya Nabi Adam AS, Nabi Isa AS, Nabi Musa AS, hingga Nabi Ibrahim AS.

5. Perintah Salat Lima Waktu Diterima saat Isra Mikraj

Salah satu fakta terpenting Isra Mikraj adalah diturunkannya perintah salat lima waktu secara langsung kepada Nabi Muhammad SAW, tanpa perantara malaikat Jibril.
 
6. Awalnya Salat Diperintahkan 50 Waktu

Pada awalnya, Allah SWT memerintahkan salat sebanyak 50 waktu sehari semalam, namun setelah beberapa kali permohonan Nabi Muhammad SAW atas saran Nabi Musa AS, jumlahnya diringankan menjadi lima waktu.

7. Pahala Salat Tetap Seperti 50 Waktu

Meski jumlah salat ditetapkan menjadi lima waktu, pahalanya tetap setara dengan 50 waktu, sebagai bentuk kasih sayang Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW.

8. Banyak Kaum Quraisy Meragukan Isra Mikraj

Setelah peristiwa Isra Mikraj disampaikan, banyak kaum Quraisy yang meragukan dan mengejek Rasulullah SAW karena menganggap perjalanan tersebut tidak masuk akal secara logika manusia.

9. Abu Bakar Mendapat Gelar Ash-Shiddiq

Nabi Muhammad SAW memberi gelar Ash-Shiddiq (artinya 'yang berkata benar') setelah Abu Bakar membenarkan peristiwa Isra Mi'raj yang diceritakan oleh Muhammad kepada umatnya.

10. Isra Mikraj Disebutkan dalam Al-Qur’an

Peristiwa Isra Mikraj dijelaskan dalam Surah Al-Isra ayat 1, yang menegaskan bahwa perjalanan tersebut adalah kehendak Allah SWT dan merupakan tanda kebesaran-Nya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)