Ilustrasi. Foto: Freepik.
Harga Minyak Dunia Bangkit, Brent Naik Tipis 0,2% ke Level USD79/Barel
Husen Miftahudin • 6 August 2026 08:14
Houston: Harga minyak dunia bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu waktu setempat. Pelaku pasar menimbang meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz di tengah berlanjutnya serangan kelompok Houthi terhadap kapal tanker minyak Arab Saudi di Yaman.
Di sisi lain, kenaikan tak terduga persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) turut menekan pergerakan harga.
Mengutip Investing.com, Kamis, 6 Agustus 2026, harga minyak mentah Brent kontrak Oktober yang menjadi acuan global naik 0,2 persen ke level USD79,54 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kontrak September turun 0,7 persen menjadi USD75,21 per barel.
Dalam sepekan terakhir, harga Brent telah terkoreksi hampir 12 persen, sedangkan WTI melemah lebih dari 11 persen.
Optimisme kesepakatan Selat Hormuz redam kekhawatiran pasar
Sentimen pasar dipengaruhi laporan yang menyebut Amerika Serikat, Iran, dan Oman semakin dekat mencapai kesepakatan sementara untuk membuka kembali Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi energi paling strategis di dunia.
Laporan Axios menyebut Washington berencana mengumumkan perkembangan tersebut pada Rabu waktu setempat. Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menyampaikan optimisme terhadap proses negosiasi.
"Kita berjalan dengan sangat baik. Kita akan segera tahu. Kita akan tahu dalam 48 jam, menurut saya," kata Trump kepada wartawan. Trump menambahkan komunikasi antara kedua pihak terus berlangsung dan peluang tercapainya kesepakatan semakin terbuka.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan pembicaraan dengan Oman masih berlangsung. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan pernyataan bersama masih dalam tahap finalisasi dengan syarat tidak ada pihak lain yang menghambat proses tersebut.
Media pemerintah Iran juga menyebut pembukaan kembali Selat Hormuz bergantung pada komitmen AS terhadap kesepakatan perdamaian sementara yang disepakati pada Juni lalu.
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang sebelumnya dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia. Berdasarkan data Kpler, lalu lintas kapal di kawasan tersebut turun menjadi hanya delapan kapal pada Selasa akibat meningkatnya ketegangan geopolitik.
Meski optimisme terhadap pembukaan Selat Hormuz meningkat, konflik di kawasan Timur Tengah masih membayangi pasar energi. Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Saree, mengatakan kelompok Houthi meluncurkan serangan rudal terhadap dua kapal tanker minyak Arab Saudi. Salah satu kapal berada di lepas pantai Yanbu, wilayah yang menjadi pusat ekspor minyak Saudi, sementara kapal lainnya berada di Teluk Aden.
Analis menilai pasar mulai terbiasa dengan dinamika hubungan Amerika Serikat dan Iran yang kerap diwarnai eskalasi dan deeskalasi dalam waktu singkat. Sebelumnya, Presiden Trump membatalkan rencana serangan baru terhadap Iran setelah kedua negara terlibat saling serang selama beberapa hari.
.jpg)
(Ilustrasi pergerakan harga minyak. Foto: dok ICDX)
Kenaikan stok minyak AS tekan sentimen pasar
Dari sisi fundamental, Badan Informasi Energi Amerika Serikat (Energy Information Administration/EIA) melaporkan persediaan minyak mentah komersial AS meningkat 2,5 juta barel pada pekan yang berakhir 31 Juli. Kenaikan tersebut berlawanan dengan ekspektasi pasar yang memperkirakan penurunan sekitar 1,5 juta barel.
EIA juga melaporkan cadangan minyak di Strategic Petroleum Reserve (SPR) turun menjadi 304,8 juta barel, level terendah sejak Juli 1983. Penurunan ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah AS untuk melepas cadangan minyak strategis ke pasar guna membantu menekan harga energi.
Secara keseluruhan, total persediaan minyak mentah AS, termasuk stok komersial dan SPR, turun menjadi 711,8 juta barel, terendah sejak Januari 1984.
Sementara itu, stok minyak di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma, meningkat menjadi 21 juta barel, sedikit di atas batas operasional minimum fasilitas tersebut.