Khawatir Tak Dilibatkan, Israel Pertanyakan Upaya Diplomasi AS dengan Iran

Sejumlah pejabat Israel mempertanyakan diplomasi Trump dengan Iran. (Anadolu Agency)

Khawatir Tak Dilibatkan, Israel Pertanyakan Upaya Diplomasi AS dengan Iran

Muhammad Reyhansyah • 5 August 2026 11:31

Tel Aviv: Sejumlah pejabat Israel mempertanyakan upaya diplomasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Iran, dan menilai Washington berupaya mencapai kesepakatan dengan Teheran "apa pun taruhannya."

Menurut laporan Channel 12 yang mengutip seorang pejabat senior Israel, keraguan muncul di Tel Aviv terhadap pendekatan Trump dalam menangani konflik dengan Iran.

"Jarak antara perdamaian dan perang bagi Trump hanyalah sejauh huruf T, R, dan U di keyboard," kata pejabat tersebut, dikutip dari Anadolu, Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurut laporan itu, pemerintah AS juga tidak memberikan pengarahan langsung kepada Israel mengenai negosiasi dengan Iran terkait Selat Hormuz. Akibatnya, otoritas Israel disebut lebih banyak memperoleh informasi melalui jalur tidak langsung.

Channel 12 juga melaporkan sejumlah pejabat Israel secara tertutup menyindir dorongan diplomasi terbaru Washington. Mereka menilai kesepakatan yang sedang dibahas berpotensi mengatur kembali lalu lintas di Selat Hormuz sekaligus membuka jalan bagi AS dan Iran untuk memulihkan kesepahaman yang pernah dicapai sebelumnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pembicaraan dengan Iran mengenai jalur pelayaran internasional belum mencapai tahap final, namun ia berharap kesepakatan dapat tercapai "dalam waktu dekat."

Sementara itu, sumber pemerintah Pakistan mengatakan mediator dari Pakistan dan Qatar tengah menyiapkan dokumen untuk membuka kembali Selat Hormuz serta meningkatkan komunikasi dengan AS, Iran, dan sejumlah negara di kawasan.

AS dan Iran sebelumnya menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan pada Juni untuk mengakhiri konflik dan mencapai perdamaian. Namun, kesepakatan tersebut runtuh pada bulan lalu sebelum kedua pihak kembali membuka jalur diplomasi.

Baca juga:  Qatar Sebut Upaya Mediasi Akhiri Perang AS-Iran Alami Kemajuan

(Willy Haryono)