Ilustrasi ekosistem ekonomi maritim. Foto: dok Ajaib.
Genjot Ekonomi Maritim, SLUP Tingkatkan Profesionalisme Awak Kapal
Husen Miftahudin • 2 June 2026 13:02
Jakarta: Sinarmas LDA Usaha Pelabuhan (SLUP), anak perusahaan dari Sinarmas LDA Maritime Group (SLM), berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme awak kapal guna menggenjot ekonomi maritim. Ini dilakukan dengan memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada awak kapal yang mengoperasionalkannya.
Adapun penghargaan The Best Vessel Quarter 1 2026 diberikan kepada kapal dengan awak berkinerja terbaik seperti SLM Josephine, SLM Apollo 2 dan SLM Artemis 2, Mitra Kencana 4, serta SLM Apollo 5.
"Kami mengoperasionalkan 110 hingga 120 kapal berbendera Indonesia dengan tenaga kerja berkisar antara 2.000 hingga 2.500 karyawan, memiliki cara tersendiri agar operasional kapal terus memberikan kinerja terbaiknya," kata Head of Crewing Sinarmas LDA Usaha Pelabuhan Faoli Zebua, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 2 Juni 2026.
"Dari data-data yang kami himpun, setiap triwulan (quarter) kami selalu menilai kapal-kapal dengan kinerja terbaik, kami beri penghargaan, ini penting dilakukan agar awak kapal terus memberikan kinerja terbaiknya," tutur Faoli menambahkan.
SLUP yang merupakan perusahaan pelayaran swasta dan penyedia jasa logistik terpadu yang beroperasi di seluruh wilayah Indonesia, lanjut Faoli, memberikan penghargaan the best vessel agar standar profesionalisme kinerja sebuah kapal menjadi benchmark atau tolak ukur bagi sekitar 120 kapal lainnya.
"Untuk 2026, SLUP memberikan penghargaan kepada lima kapal dengan empat kategori. Empat kategori tersebut yaitu self-propelled barge, liquid tug, liquid tug SSKI serta tug boat," papar Faoli.
| Baca juga: Indonesia Siap Investasi Besar-besaran di Ekonomi Biru |

(Awak kapal Sinarmas LDA Usaha Pelabuhan. Foto: dok SLUP)
Fokus pengangkutan kargo curah
Diketahui, SLUP merupakan bagian dari Sinarmas LDA Maritime (SLM) yaitu perusahaan kerja sama (joint venture) strategis antara Sinarmas Group asal Indonesia dengan Louis Dreyfus Armateurs (Pacemar) asal Perancis. Perusahaan ini berfokus pada pengangkutan kargo curah baik curah kering maupun curah cair serta penyediaan layanan operasional pelabuhan.
Adapun curah kering meliputi batu bara yang diangkut dengan mempergunakan armada tongkang (barge) dan kapal kargo. Sedangkan pengangkutan curah cair berupa pengiriman minyak nabati seperti minyak kelapa sawit dan produk cair lainnya.
Untuk menunjang operasional lainnya, perusahaan didukung oleh armada 250 truk, gudang penyimpanan seluas 10 ribu meter persegi (m2) serta tangki penyimpanan cairan berkapasitas 14 ribu metrik ton (MT).