Finalis Putri Otonomi Indonesia Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 melakukan dialog langsung dengan Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono. Dokumentasi/ istimewa.

Finalis Putri Otonomi Indonesia Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Deny Irwanto • 4 June 2026 16:07

Jakarta: Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki pemahaman kuat mengenai pembangunan daerah dan ekonomi kerakyatan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembekalan bagi 29 finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026.

Para finalis mendapat kesempatan berdialog langsung dengan Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Apkasi untuk memperluas wawasan generasi muda mengenai peran koperasi dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat.

Direktur Eksekutif Apkasi, Sarman Simanjorang, mengatakan kunjungan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan program-program pemerintah yang berkaitan dengan penguatan ekonomi daerah.

"Kita tahu bahwa koperasi ini menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Dengan datang dan bertemu langsung dengan Bapak Menteri Koperasi, Apkasi berharap dapat menambah wawasan mendalam bagi para finalis, untuk kemudian disebarluaskan ke khalayak umum di daerah masing-masing," kata Sarman dalam keterangan pers dikutip, Kamis, 4 Juni 2026.

Menurutnya, para finalis Putri Otonomi Indonesia memiliki posisi penting sebagai generasi muda yang dapat menjadi jembatan informasi dan inspirasi bagi masyarakat di daerah asal mereka.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan pentingnya memperkenalkan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kepada kalangan milenial dan Generasi Z. Program tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan usaha masyarakat, serta peningkatan kemandirian ekonomi lokal.


Finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 melakukan dialog langsung dengan Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono. Dokumentasi/ istimewa.

"Saya meyakini para finalis POI pilihan Apkasi ini memiliki peran penting dalam membawa semangat perubahan dan kemajuan. Saya mengajak seluruh finalis untuk turut memperkenalkan KDKMP kepada masyarakat luas. Pemenang POI 2026 nantinya harus bisa menjadi duta koperasi di daerahnya masing-masing," ungkap Ferry.

Ferry juga memberikan apresiasi atas inisiatif Apkasi yang mempertemukan generasi muda daerah dengan pemangku kebijakan di tingkat nasional.

"Terus terang, kami merasa terhormat atas kunjungan dan silaturahmi yang terjalin hari ini. Saya berharap ini menjadi awal dari kerja sama strategis yang saling menguatkan antara Kementerian dan Apkasi, demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat di seluruh Indonesia," jelasnya.

Sebelum mengunjungi Kementerian Koperasi, para finalis juga mendapatkan pembekalan keterampilan komunikasi publik dan media. Mereka berkesempatan mengunjungi studio TV One di kawasan Pulogadung, Jakarta, untuk mengenal lebih dekat dunia jurnalistik dan penyiaran televisi.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Apkasi berharap para finalis tidak hanya tampil sebagai duta daerah, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu membawa gagasan positif, menginspirasi generasi muda, dan turut berkontribusi dalam pembangunan ekonomi serta sosial di daerah masing-masing.

Agen Perubahan Generasi Milenial dan Z


Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menilai ajang yang digelar Apkasi ini sangat strategis untuk memperkenalkan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kepada generasi muda, khususnya kalangan milenial dan Gen Z.

Menurut Ferry, koperasi harus didekonstruksi citranya agar semakin dekat dengan anak muda dan dipahami sebagai instrumen modern yang mampu menghadirkan manfaat nyata. KDKMP diproyeksikan menjadi pusat kegiatan ekonomi di tingkat tapak yang mampu menciptakan lapangan kerja, memotong rantai distribusi yang panjang, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

"Saya meyakini para finalis POI pilihan Apkasi ini memiliki peran penting dalam membawa semangat perubahan dan kemajuan. Saya mengajak seluruh finalis untuk turut memperkenalkan KDKMP kepada masyarakat luas. Pemenang POI 2026 nantinya harus bisa menjadi duta koperasi di daerahnya masing-masing," ungkapFerry.

Ferry juga menyampaikan apresiasinya kepada Apkasi atas jembatan kolaborasi yang dibangun ini. "Terus terang, kami merasa terhormat atas kunjungan dan silaturahmi yang terjalin hari ini. Saya berharap ini menjadi awal dari kerja sama strategis yang saling menguatkan antara Kementerian dan Apkasi, demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat di seluruh Indonesia," ujarnya.


 

(Deny Irwanto)