Peternakan kambing kurban This Is Farm milik Lucky Aditya di Kota Malang. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq
Jelang Iduladha, Peternak di Kota Malang Jual Kambing Kurban Lewat Live Streaming
Daviq Umar Al Faruq • 18 May 2026 20:45
Malang: Penjualan hewan kurban di Kota Malang, Jawa Timur, mulai bergeser ke platform digital menjelang Iduladha 2026. Salah satu penjual kambing bahkan mengandalkan live streaming di media sosial untuk menarik pembeli tanpa membuka lapak di pinggir jalan.
Cara unik itu dilakukan oleh peternakan kambing kurban This Is Farm milik Lucky Aditya di Kota Malang. Strategi siaran langsung dinilai lebih efektif sekaligus mampu menekan biaya operasional penjualan musiman.
“Karena kita tidak buka lapak, jadi bagaimana caranya dagangan kurban diketahui orang banyak, akhirnya kita memaksimalkan media sosial,” kata Lucky di Malang, Senin, 18 Mei 2026.
Baca Juga :
Lucky mengaku mulai menerapkan pola penjualan digital tersebut sejak tahun lalu. Menurutnya, media sosial menjadi solusi agar dagangan tetap dikenal luas meski tanpa membuka lapak fisik.
Dalam dua bulan terakhir menjelang Iduladha, Lucky semakin rutin melakukan live streaming. Hampir setiap hari ia menayangkan kondisi kambing secara langsung kepada calon pembeli melalui media sosial.
Saat siaran berlangsung, Lucky memperlihatkan detail ukuran kambing, jenis, hingga harga jual. Pembeli dapat memilih hewan kurban tanpa harus datang langsung ke kandang.

Peternakan kambing kurban This Is Farm milik Lucky Aditya di Kota Malang. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq
Strategi tersebut terbukti mampu memperluas pasar penjualan kambing kurban. Jika sebelumnya pembeli didominasi relasi dan warga sekitar, kini transaksi justru lebih banyak datang dari media sosial.
“Kalau tahun ini terjadi pergeseran, sekitar 70 persen laku dari media sosial, 20 persen dari relasi dan 10 persen dari orang yang kebetulan lewat kandang,” jelas Lucky.
Selain memperluas pasar, metode live streaming juga membantu memangkas biaya operasional. Lucky tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa lapak penjualan sementara di tepi jalan.
“Penjualan live streaming memang efektif, apalagi yang ingin menekan biaya operasional sewa lapak. Harga kita juga bisa bersaing,” ungkap Lucky.

Peternakan kambing kurban This Is Farm milik Lucky Aditya di Kota Malang. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq
Dalam dua pekan terakhir, Lucky bahkan rutin melakukan live streaming hingga dua kali sehari. Intensitas siaran itu disebut berdampak langsung terhadap peningkatan transaksi penjualan kambing kurban.
“Kalau live sering dilakukan, hampir setiap hari ada transaksi berjalan,” ucap Lucky.
Promosi digital tersebut membuat pasar penjualan kambing miliknya meluas hingga luar daerah. Pembeli datang tidak hanya dari Malang Raya, tetapi juga dari Sidoarjo, Surabaya, hingga Tangerang.
“Hingga H-9 Iduladha, sekitar 90 persen sudah terjual. Dari total 60 ekor kambing yang tersedia, hampir 50 ekor sudah laku dengan harga mulai Rp3 juta hingga Rp9 juta per ekor,” ujarLucky.