Perkuat Sinergi, Kemendagri Dorong Aparatur Desa Lebih Adaptif

Munas DPP Papdesi. Foto: Istimewa

Perkuat Sinergi, Kemendagri Dorong Aparatur Desa Lebih Adaptif

M Sholahadhin Azhar • 12 May 2026 21:24

Jakarta: Musyawarah Nasional (Munas) II Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP Papdesi) digelar. Agenda tersebut dimaksudkan memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah.

“Melalui Munas II Papdesi ini, kita ingin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah," kata Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) La Ode Ahmad P Bolombo, dalam keterangan yang dikutip Selasa, 12 Mei 2026.

Hal tersebut diungkap La Ode Ahmad saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Agenda tersebut digelar di Aula Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), pada Senin, 11 Mei 2026.

Dalam musyawarah itu, Lao Ode Ahmad menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Terutama, dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

"Sekaligus membangun soliditas aparatur pemerintah desa agar semakin adaptif, profesional, dan mampu mendukung agenda pembangunan nasional,” kata La Ode Ahmad.
 


La Ode Ahmad  mengatakan, desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat dan penggerak ekonomi nasional. Karena itu, kolaborasi antarpemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar program-program pemerintah dapat berjalan efektif hingga tingkat desa.

"Oleh sebab itu, penguatan kapasitas aparatur desa dan sinergi lintas sektor menjadi sangat penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.

Menurutnya, Munas II Papdesi jadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh aparatur desa, dalam merumuskan rekomendasi program prioritas pemerintah. Khususnya, dalam penguatan ekonomi desa.

“Guna mendukung peningkatan kesejahteraan desa melalui penguatan ekonomi desa, kelembagaan pemerintahan desa, serta tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Papdesi Wargiyati menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat. Khususnya, atas berbagai program strategis yang dinilai memberikan dampak positif bagi desa.

Ia juga menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu membantu mengurangi beban desa dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), sehingga anggaran desa dapat dialihkan untuk program pembangunan lainnya.

“Dengan adanya program MBG yang menyasar ibu hamil dan lansia, desa memiliki ruang untuk mengoptimalkan alokasi anggaran bagi program-program pemberdayaan dan pembangunan lainnya,” katanya.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara turut menekankan pentingnya sinergi desa dengan program prioritas nasional, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah akan meluncurkan pembangunan 1.061 Gudang Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa.


Munas DPP Papdesi. Foto: Istimewa

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliatono mengapresiasi pelaksanaan Munas II PAPDESI sebagai momentum memperkuat desa sebagai subjek pembangunan nasional.

Menurutnya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi instrumen nyata dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat rantai pasok pangan nasional.

Di sisi lain, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur desa atas dedikasi mereka sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga tanpa sekat kepentingan demi kelancaran pembangunan desa. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga menegaskan bahwa desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional berbasis potensi lokal.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Desa dan PDT, Menteri Koperasi, Wakil Panglima TNI, Sekjen Kemendes PDT, Pangdam IV/Diponegoro, serta jajaran pengurus PAPDESI tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)