Todongkan Pistol, Dua Perampok Gasak Rp20 Juta dari Minimarket Jaktim

Rekaman kamera pengawas (CCTV) aksi perampok bersenjata di minimarket di Jalan Taman Malaka, Duren Sawit, Jakarta Timur. Foto: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.

Todongkan Pistol, Dua Perampok Gasak Rp20 Juta dari Minimarket Jaktim

Fachri Audhia Hafiez • 24 May 2026 23:04

Jakarta: Aksi perampokan sadis bersenjata api (senspi) dan senjata tajam (sajam) melanda sebuah minimarket di Jalan Taman Malaka, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim). Dua orang pelaku nekat menerobos masuk menjelang tengah malam dan berhasil menggasak uang tunai senilai lebih dari Rp20 juta dari dalam brankas toko.

"Saya lagi beres-beres sama menghitung uang hasil penjualan, tiba-tiba ada yang masuk buka pintu sendiri. Yang satu langsung nodong pakai pistol sambil bilang serahin semua uang," kata salah seorang pegawai minimarket yang menjadi korban, Novita Anggraini, di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 24 Mei 2026.
 


Novi menceritakan, insiden mencekam itu terjadi pada Jumat malam, 22 Mei 2026, sekitar pukul 22.13 WIB. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), kedua pelaku yang mengenakan jaket hitam dan topi masuk secara tiba-tiba memanfaatkan kondisi pintu toko yang belum terkunci rapat, meski operasional belanja telah ditutup.

Begitu masuk ke area kasir, salah satu pelaku langsung mengarahkan moncong pistol ke arah Novi, sementara pelaku lainnya mengacungkan sebilah golok. Di bawah ancaman pembunuhan tersebut, Novi dan seorang rekan kerjanya yang ketakutan dipaksa berjalan menuju ruang belakang tempat penyimpanan brankas.

Para pelaku kemudian menguras habis seluruh uang tunai hasil penjualan selama beberapa hari terakhir. Bahkan, perampok sempat menginterogasi korban untuk mencari tempat penyimpanan uang tambahan lainnya di dalam toko.

"Terus saya bilang sudah tidak ada lagi, saya suruh ambil aja sendiri," ujar Novi.


Ilustrasi tindakan kriminalitas. Foto: Dok. Metrotvnews.com.

Setelah memastikan seluruh uang hasil penjualan terkuras, kedua perampok menyekap Novi dan rekannya dengan cara mengunci pintu gudang dari luar. Hal ini dilakukan agar para korban tidak bisa berteriak ataupun meminta pertolongan warga sekitar saat pelaku melarikan diri.

Novi dan rekannya baru bisa keluar setelah berulang kali mencoba mendobrak pintu gudang dengan keras hingga jebol. Namun, saat berhasil keluar, suasana di sekitar lokasi kejadian sudah sepi dan para pelaku telah kabur.

"Kalau total semua uang yang diambil sekira Rp20 juta lebih. Pas kedobrak itu sudah sepi, dua orang pelaku itu sudah tidak ada," ungkap Novi.

Kasus perampokan bersenjata ini kini telah resmi dilaporkan dan ditangani oleh aparat kepolisian. Tim buser dari Polsek Duren Sawit tengah melakukan penyelidikan intensif, mengolah tempat kejadian perkara (TKP), serta menganalisis rekaman CCTV guna mengidentifikasi ciri-ciri kedua pelaku yang kini buron.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)