Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan membeberkan mekanisme dan cara kerja alat water mist yang dipasang di Gedung Utama Blok A. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan.
Pemprov DKI Minta Pengelola Gedung Optimalkan Pengoperasian Water Mist
Nattasya Amani Vrazeti • 9 September 2026 18:01
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat 179 unit water mist generator telah terpasang di 145 gedung di wilayah Jakarta. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI meminta pemilik gedung yang telah memiliki fasilitas tersebut untuk mengoperasikan secara optimal.
“Bagi gedung yang telah memiliki fasilitas tersebut, kami sangat berharap agar dapat dioptimalkan sebagai bagian dari upaya bersama dalam pengendalian pencemaran udara di Jakarta,” ujar Humas DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan saat dihubungi MetroTVnews.com, Rabu, 9 September 2026.
Yogi juga mengimbau pengelola gedung lain untuk segera menyediakan fasilitas tersebut demi memperkuat kolaborasi penanganan polusi udara. Meski begitu, dia memastikan tidak ada sanksi bagi pengelola gedung yang belum menyediakan water mist generator.
"Untuk pemilik dan pengelola gedung yang belum memiliki water mist generator diimbau untuk menyediakan water mist generator,” ujar Yogi.
Yogi menekankan kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta menjadi kunci utama mewujudkan kualitas udara Jakarta yang lebih baik. Saat ini, DLH DKI Jakarta juga tengah mengkaji efektivitas pengoperasian water mist generator secara teknis.
“Kajian teknis ini mencakup kapasitas air, spesifikasi, waktu, serta durasi pengoperasian. Pengendalian PM2.5 hingga PM10 ini nantinya diintegrasikan dengan status kualitas udara EWS di laman udara.jakarta.go.id,” kata Yogi.
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mencatat 179 unit penyemprot air atau water mist telah dipasang di 145 gedung di wilayah Ibu Kota. Langkah ini guna menekan dampak pencemaran udara serta paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Ilustrasi kualitas udara Jakarta. Foto: Foto: MI/Usman Iskandar.
Berdasarkan pemetaan DLH DKI Jakarta, pemasangan fasilitas water mist tersebut tersebar di lima wilayah kota administrasi dan kompleks Balai Kota DKI Jakarta. Rinciannya, wilayah Jakarta Barat menjadi area dengan jumlah unit terbanyak, yakni 71 unit di 42 gedung. Disusul Jakarta Selatan sebanyak 50 unit di 50 gedung.
Lalu, Jakarta Pusat 35 unit di 35 gedung. Kemudian, di wilayah Jakarta Timur 14 unit di 10 gedung. Jakarta Utara tujuh unit di enam gedung, serta dua unit di dua gedung Balai Kota DKI Jakarta.