KPU Gelar Simulasi Pemungutan Suara di Depok

Komisioner KPU Idham Holik. Foto: Metrotvnews/Candra.

KPU Gelar Simulasi Pemungutan Suara di Depok

Candra Yuri Nuralam • 7 September 2024 09:39

Depok: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar simulasi pemungutan suara di Lapangan Palakali, Kukusan, Depok, hari ini, 7 September 2024. Kegiatan itu dibuat untuk mengukur efisiensi dan efektivitas pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

“Kita melakukan simulasi pemungutan suara untuk pilkada. Simulasi ini bertujuan untuk mengukur efektivitas dan efisiensi penyelenggaran pemungutan suara dan sampai sejauh mana tingkat akurasi petugas KPPS dalam mengadministrasikan hasil pemungutan suara,” kata Komisioner KPU Idham Holik di Lapangan Palakali, Kukusan, Depok, Sabtu, 7 September 2024.

Depok menjadi lokasi pertama yang dijadikan KPU untuk menggelar simulasi. Hasil kegiatan itu nanti akan diserahkan kepada KPU provinsi sampai kabupaten dan kota di Indonesia.

Simulasi ini juga dibuat dalam rangka proses legal drafting tentang pemungutan penghitungan suara yang kini dilakukan KPU. Uji coba itu akan digelar di seluruh wilayah di Indonesia.
 

Baca juga: KPU Segera Terbitkan Aturan Pembatasan Dana Kampanye Peserta Pilkada 2024

“Catatannya mungkin nanti malam kita baru ketahui. Dan seperti yang pernah kami lakukan dalam Pemilu serentak 2024 yang lalu hasil simulasi kami presentasikan dalam rapat konsultasi di DPR,” ujar Idham.

Simulasi juga akan dilakukan di daerah dengan calon kepala daerah tunggal. Namun, lokasinya akan disembunyikan demi kelancaran proses uji coba.

“Karena salah satu prinsip itu kan rahasia. Jadi kita akan tempatkan tidak di tempat wilayah yang kotak kosong. Tapi kami akan laksanakan simulasi pemungutan suara kotak kosong,” ucap Idham.

Simulasi itu juga digelar untuk melihat kekurangan dalam proses pemungutan suara. Evaluasi segera dilakukan untuk menyempurnakan proses pilkada.

“Sudah pasti. Kami sudah pasti Kami melakukan evaluasi secara terintegrasi. Apa yang pernah terjadi dalam proses pemungutan dan penghitungan suara di Pemilu serentak 2024 itu juga kami menjadi catatan khusus dan kami akan perbaiki,” kata Idham.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)