Suasana Jalan Gatot Subroto Saat Sidang Tahunan MPR/DPD/DPR

Personel lalu lintas Polda Metro Jaya sterilisasi Jalan Gatot Subroto menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks MPR/DPR RI. Foto: Metrotvnews.com/M. Azri Arifin

Suasana Jalan Gatot Subroto Saat Sidang Tahunan MPR/DPD/DPR

Siti Yona Hukmana • 14 August 2026 09:48

Jakarta: Suasana di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, lengang saat sidang tahunan 2026 dan sidang bersama MPR/DPR/DPD RI. Pasalnya, arus kendaraan sempat tertahan menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke kompleks Gedung DPR/MPR, Jumat pagi, 14 Agustus 2026.

Hal itu terjad karena ada sterilisasi lalu lintas oleh petugas kepolisian. Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com di lokasi, sejumlah personel Polda Metro Jaya bersama Polisi Militer terlihat berjaga dan mengatur lalu lintas di sejumlah titik Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke kawasan parlemen. Arus kendaraan sempat dihentikan sementara saat petugas melakukan sterilisasi jalur yang akan dilalui rombongan Presiden.

Setelah proses pengamanan dilakukan, kendaraan kembali diarahkan melintas secara bertahap oleh petugas di lapangan. Sterilisasi jalur merupakan bagian dari pengamanan kedatangan Presiden Prabowo yang dijadwalkan menghadiri pidato kenegaraan dan penyampaian RUU APBN 2027 di Gedung DPR/MPR.

Selain melakukan pengaturan arus, personel keamanan juga terlihat melakukan pemantauan di sepanjang jalur menuju kompleks parlemen. Petugas ditempatkan di sejumlah titik untuk memastikan jalur kendaraan tetap terkendali.

Sejumlah petugas keamanan berjaga di area akses masuk dan sekitar kompleks parlemen menjelang sidang tahunan 2026. Foto: Metrotvnews.com/M. Azri Arifin

Total ada 8.095 personel gabungan mengamankan sidang tahunan MPR-DPR-DPD menjelang HUT ke-81 RI. Personel itu terdiri atas 800 personel Mabes Polri, 4.230 personel Polda Metro Jaya, 1.163 personel polres jajaran, 1.850 personel TNI, serta 52 personel Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan pemadam kebakaran. Pengamanan dilaksanakan secara berlapis dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif.

Penegakan hukum dilakukan apabila diperlukan sesuai situasi yang dihadapi dan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Personel yang terlibat dalam pengamanan juga diarahkan untuk tidak membawa senjata api. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.


"Seluruh personel diarahkan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis agar kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangan tertulis, Jumat, 14 Agustus 2026.

(Siti Yona Hukmana)