Putri Purnama Sari • 17 December 2025 14:11
Jakarta: Bulan Rajab merupakan salah satu bulan istimewa dalam kalender Hijriah. Sebagai bagian dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, Rajab menjadi momen tepat untuk memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan puasa sunah Rajab.
Meski tidak ada puasa wajib khusus di bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkannya dengan puasa sunah dan ibadah lainnya.
Apa Itu Puasa Sunah Rajab?
Melansir dari berbagai sumber, puasa sunah Rajab adalah puasa yang dikerjakan pada bulan Rajab sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
Puasa ini termasuk dalam puasa sunah mutlak, artinya boleh dilakukan kapan saja selama bulan Rajab, kecuali pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa seperti Idulfitri dan Iduladha.
Bacaan Niat Puasa Sunah Rajab
Seperti puasa sunah lainnya, niat puasa Rajab boleh dilakukan sejak malam hari atau pada siang hari sebelum tergelincir matahari (selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa).
Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT.
Waktu Terbaik Melaksanakan Puasa Rajab
Puasa sunah Rajab dapat dilakukan pada hari apa saja selama bulan Rajab. Namun, beberapa hari yang sering dipilih untuk berpuasa antara lain:
- Puasa Senin dan Kamis
- Puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, dan 15 Rajab)
- Puasa di awal, pertengahan, atau akhir bulan Rajab
Keutamaan Puasa di Bulan Rajab
Meskipun tidak ada hadis shahih yang secara khusus menyebut pahala tertentu untuk puasa Rajab, para ulama sepakat bahwa memperbanyak puasa di bulan haram adalah amalan yang dianjurkan. Beberapa keutamaannya antara lain:
1. Melatih diri sebelum Ramadan
Puasa Rajab menjadi persiapan spiritual dan fisik sebelum memasuki bulan Sya’ban dan Ramadan.
2. Menambah pahala amal sunah
Setiap puasa sunah bernilai pahala besar di sisi Allah SWT.
3. Meningkatkan ketakwaan dan kesabaran
Puasa membantu menahan hawa nafsu dan memperkuat keimanan.
4. Momentum memperbanyak taubat dan doa
Bulan Rajab sering disebut sebagai bulan menanam amal, yang akan dipanen pahalanya di Ramadan.