Stok Vaksin dan Obat-obatan Hewan Kurban di Mataram Cukup Jelang Iduladha

Tim Kesehatan Hewan Kurban Dinas Pertanian Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiapkan dosis obat mata untuk sapi yang terindikasi mengidap penyakit mata di satu pedagang di Jalan Dakota, Mataram, Rabu, 13 Mei 2026. ANTARA/Nirkomala.

Stok Vaksin dan Obat-obatan Hewan Kurban di Mataram Cukup Jelang Iduladha

Silvana Febiari • 13 May 2026 14:10

Mataram: Dinas Pertanian Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memastikan stok vaksin dan obat-obatan untuk hewan kurban tersedia dan mencukupi. Vaksin dan obat-obatan itu disiapkan dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

"Berbagai obat-obatan yang dibutuhkan selama pelaksanaan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, kami pastikan tersedia dan cukup," kata Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram H Lalu Johari, dilansir dari Antara, Rabu, 13 Mei 2026. 

Johari mengatakan, beberapa obat-obatan yang disiapkan antara lain obat mata, kulit, pilek, batuk, dan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) jika ada terindikasi. Untuk obat-obatan tersebut, setiap tim yang turun ke enam kecamatan yang beranggotakan 6-7 orang per kecamatan, masing-masing harus membawa obat-obatan tersebut dalam boks steril yang sudah disiapkan.
 


"Ketika ada temuan penyakit di lapangan, tim harus segera memberikan obat sebagai langkah pencegahan agar penyakit tidak semakin parah dan menular ke hewan lainnya," ujarnya.

Dalam dua hari pelaksanaan pemeriksaan hewan kurban, tim telah menjangkau 70 titik pedagang secara bertahap hingga H-1 Iduladha. Kasus yang baru ditemukan hanya penyakit mata pada sapi yang dipicu kemungkinan karena terkena debu saat dalam perjalanan dari daerah asal.

Begitu juga dengan hewan kurban yang mengalami batuk dan flu, biasanya kondisi tersebut dipicu oleh debu selama perjalanan. Namun, hingga saat ini belum ditemukan kasus batuk maupun flu pada hewan kurban.


Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram H Lalu Johari di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, turun ke pengepul hewan kurban di Jalan Dakota, Mataram, Rabu, 13 Mei 2026. ANTARA/Nirkomala.


Hewan-hewan kurban yang dijual pengepul di Kota Mataram, rata-rata didatangkan dari kabupaten penyangga se-Pulau Lombok, yakni dari Kabupaten Lombok Barat, Tengah, Utara, dan Kabupaten Lombok Timur.

"Tidak ada yang datang dari luar, termasuk Pulau Sumbawa," ucapnya.

Selain ditemukan penyakit mata, tambahnya, saat di lapangan juga ditemukan sapi yang terluka karena mungkin gesekan saat pengiriman dari daerah asal. Sapi tersebut sudah langsung diberikan obat luka agar cepat kering dan tidak terinfeksi.  

"Prinsipnya, petugas kesehatan hewan kurban yang kami turunkan memastikan seluruh fasilitas medis dan obat-obatan telah siap di lokasi guna menjamin hewan kurban dalam kondisi prima sebelum sampai ke tangan konsumen," ungkapnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)