Warga Desa Selaraja, Kecamatan Warunggunung menerima bantuan pasokan air bersih dari BPBD Kabupaten Lebak. ANTARA/HO-Dokumen
90 Desa di Lebak Rawan Krisis Air Bersih
Silvana Febiari • 13 June 2026 13:35
Lebak: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, mencatat sebanyak 90 desa di 23 kecamatan rawan mengalami krisis air bersih. Kondisi tersebut dipicu oleh musim kemarau panjang pada tahun ini.
"Pendataan itu berdasarkan hasil pemetaan yang kami lakukan," kata Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, dilansir dari Antara, Sabtu, 13 Juni 2026.
Masyarakat berpotensi mengalami krisis air bersih karena berbagai faktor, di antaranya menyusutnya sumber mata air akibat kekeringan pada musim kemarau panjang. Selain itu, belum tersentuhnya jaringan pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat.
Baca Juga :
Berdasarkan hasil pemetaan, wilayah Kabupaten Lebak yang masuk rawan krisis air bersih tercatat sebanyak 90 desa di 23 kecamatan. Oleh karena itu, pihaknya mempersiapkan tiga unit kendaraan tangki untuk penyaluran air bersih ke desa-desa yang mengalami krisis air bersih.
Selain itu, juga menjalin kerja sama dengan kendaraan tangki milik Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak serta relawan Tagana, BUMN, Polri, dan Pemprov Banten. Bila masyarakat mengajukan permintaan pasokan air bersih, kata dia, prosedurnya diajukan kepada aparat desa dan melaporkan melalui WhatsApp ke Kantor BPBD Lebak.
"Kami menyalurkan pasokan air bersih ke desa itu, setelah menerima laporan dari aparat desa setempat. Pasokan air bersih tanpa dipungut dan gratis," ungkapnya.

Ilustrasi. Medcom.id
Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Sebab, khawatir krisis air bersih ini menimbulkan berbagai penyakit menular seperti diare.
Selain memicu krisis air bersih, kekeringan juga mengancam lahan pertanian pangan dan hortikultura sehingga berisiko menyebabkan gagal panen.
"Kami selalu berkoordinasi dalam penanganan dan pencegahan, sehubungan musim kemarau yang menimbulkan kekeringan ekstrem," jelasnya.