Logo BMKG. Foto: Dok BMKG.
Prediksi Cuaca hingga 24 Agustus, BMKG: Sejumlah Daerah Waspada Hujan Lebat
19 August 2026 18:30
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Indonesia sepekan ke depan didominasi cerah berawan hingga hujan lebat. Masyarakat diimbau mewaspadai potensi hujan sangat lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah.
Dilansir dari laman resmi BMKG, sebanyak 535 Zona Musim (ZOM) atau 76,5 persen wilayah Indonesia telah memasuki periode musim yang relatif kering pada Dasarian I Agustus 2026. BMKG juga mencatat 90,79 persen wilayah Indonesia mengalami curah hujan kategori rendah.
Sementara itu, 87,28 persen wilayah tercatat mengalami curah hujan di bawah normal. Meski demikian, hujan tetap berpotensi terjadi secara lokal dengan intensitas yang berbeda di sejumlah wilayah.
Potensi hujan tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer, pemanasan permukaan, kondisi topografi, serta aktivitas gelombang atmosfer. Kondisi tersebut dapat mendukung pertumbuhan awan hujan dan meningkatkan peluang terjadinya hujan lebat secara lokal.
Baca Juga :
BMKG Catat 3.002 Gempa Susulan di NTT
Potensi Hujan dan Angin Kencang hingga 24 Agustus
Untuk periode 19–20 Agustus 2026, BMKG memprakirakan cuaca di Indonesia umumnya cerah berawan hingga hujan lebat. Peningkatan hujan dengan intensitas sedang perlu diwaspadai di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.Selain hujan, sejumlah wilayah juga berpotensi mengalami angin kencang. Rinciannya sebagai berikut:
- Siaga hujan lebat hingga sangat lebat: Papua Pegunungan
- Angin kencang: Aceh, Jawa Timur, Kepulauan Riau, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
BMKG juga mengingatkan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah. Wilayah yang masuk dalam peringatan tersebut yakni:
- Siaga hujan lebat hingga sangat lebat: Papua Pegunungan.
- Angin kencang: Bengkulu, Riau, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan
%20%20(1).jpg)
Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia
Meski kondisi kering masih diperkirakan mendominasi hingga Dasarian I September 2026, BMKG menyebut hujan tetap berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. Curah hujan secara umum diperkirakan berada pada kategori rendah hingga menengah, yakni 0–150 milimeter per dasarian.Curah hujan rendah atau kurang dari 50 milimeter per dasarian berpotensi mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Berikut ini wilayah yang diperkirakan mengalami kondisi tersebut:
- Sumatra
- Jawa
- Bali
- Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan
- Sulawesi
- Maluku dan Maluku Utara
- Papua
Aktivitas gelombang atmosfer tersebut dapat mendukung pertumbuhan awan konvektif dan meningkatkan peluang hujan. Potensi tersebut semakin besar ketika didukung konvergensi angin, kelembapan, dan kondisi atmosfer yang labil.
Potensi hujan tersebut sebelumnya terlihat pada periode 14–16 Agustus 2026. BMKG mencatat curah hujan harian mencapai 93 milimeter di Sumatra Utara, 87 milimeter di Sumatra Barat, 49 milimeter di Papua, dan 22 milimeter di Maluku.
Aktivitas MJO di sekitar Sumatera, Kalimantan bagian barat dan utara, serta Papua bagian barat dan utara turut memengaruhi kondisi tersebut. Perlambatan dan belokan angin di utara Sumatra, Sulawesi, Maluku, Kalimantan, dan Papua juga mendukung pertumbuhan awan hujan.
(Angel Rinella)