Peruri Dorong Transformasi Digital Pengadaan Pemerintah yang Aman dan Terintegrasi

Head of Marketing and Performance Insight Departement Peruri Fiandy Fathoni. Foto: Dok Peruri

Peruri Dorong Transformasi Digital Pengadaan Pemerintah yang Aman dan Terintegrasi

Eko Nordiansyah • 23 August 2026 17:26

Yogyakarta: Peruri mengawal percepatan ekosistem digital di sektor pemerintahan. Peruri mengambil peran strategis dalam 11th Government Procurement Forum & Expo (GPFE) 2026, pameran pengadaan barang dan jasa pemerintah yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta pada 5–7 Agustus 2026.

GPFE 2026 menjadi ruang kolaborasi strategis yang mempertemukan pemerintah sebagai pengguna barang dan jasa, dengan pelaku usaha sebagai penyedia. Forum ini mendorong terbentuknya ekosistem pengadaan pemerintah yang semakin transparan, adaptif, dan efisien melalui pemanfaatan teknologi yang tepat guna. 

“Transformasi digital pemerintahan perlu dibangun berdasarkan kebutuhan yang jelas serta solusi yang tepat guna. Teknologi juga diharapkan mampu menghadirkan kemudahan yang dapat memperkuat kepercayaan,” ujar Head of Marketing and Performance Insight Departement Peruri Fiandy Fathoni dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 23 Agustus 2026.

Dalam GPFE 2026, Peruri tidak hanya memperkenalkan kapabilitas solusi dan layanan digital, tetapi juga berbagi perspektif sebagai narasumber mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk menghadirkan proses pemerintahan yang lebih aman, terintegrasi, dan tepat guna.

Peruri menekankan bahwa transformasi digital perlu dimulai dari pemahaman yang utuh terhadap kebutuhan pengguna, proses bisnis, serta karakteristik layanan publik. Melalui pendekatan tersebut, nantinya teknologi tidak hanya akan berhenti pada digitalisasi proses, namun juga mampu menjawab tantangan secara relevan.


(Peruri mengambil peran strategis dalam 11th Government Procurement Forum & Expo (GPFE) 2026. Foto: Dok Peruri)

Mengembangkan ekosistem layanan digital yang komprehensif

Pendekatan ini sejalan dengan mandat Peruri sebagai GovTech Indonesia dalam mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional.

Dalam menjalankan mandat tersebut, Peruri terus mengembangkan ekosistem layanan digital yang komprehensif. Ekosistem ini dirancang untuk mendukung keterpaduan akses, identitas, data, dan berbagai kebutuhan operasional pemerintahan sehingga memudahkan akses layanan publik.

Melalui partisipasi dalam GPFE 2026, Fiandy mengungkapkan, Peruri terus memperluas ruang kolaborasi dengan pemerintah dan para pelaku usaha. Menurutnya, upaya ini dilakukan untuk memperkuat ekosistem pengadaan serta layanan pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. 

“Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan solusi yang aman, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung layanan publik yang semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” 

(Eko Nordiansyah)