Kualitas Udara Natuna Masuk Kategori Waspada

Gunung Ranai di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau ditutup kabut asap pada Jumat, 21 Agustus 2026. ANTARA/Muhamad Nurman

Kualitas Udara Natuna Masuk Kategori Waspada

Silvana Febiari • 21 August 2026 15:43

Natuna: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar ruangan, menyusul turunnya kualitas udara akibat kabut asap. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

"Untuk kondisi kualitas udara berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan sudah masuk kategori waspada. Masyarakat kami imbau menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Natuna Raja Darmika, dilansir dari Antara, Jumat, 21 Agustus 2026. 

Selain itu, Pulau Bunguran, Kecamatan Serasan, dan Subi juga terdampak kabut asap. Kondisi tersebut terus dipantau oleh tim, sembari berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menanganinya.


Menurut dia, koordinasi diperlukan untuk menyatukan persepsi antarinstansi. Langkah ini juga penting untuk memperkuat kesiapan dalam menangani kondisi yang membutuhkan tindakan bersama.

"BPBD terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk menangani dampak kabut asap, termasuk bersama Dinas Kesehatan dalam upaya pembagian masker kepada masyarakat," ungkapnya.

Ia menjelaskan, Natuna sejak pekan pertama Agustus telah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan dan karhutla. 


Petugas Disdamkarmat Natuna saat memadamkan api yang membakar hutan di Pulau Bunguran Besar pada Agustus 2026. ANTARA/HO-Pemkab Natuna


Daerah perbatasan itu mengalami kemarau akibat jarang mengalami hujan. Kemarau telah menyebabkan vegetasi di wilayah itu mengering, sehingga rawan terjadi kebakaran.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi udara serta segera melaporkan apabila menemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan agar dapat dilakukan penanganan lebih cepat," ujar dia.

(Silvana Febiari)