Antisipasi Arus Balik Lebaran, Informasi Perjalanan Harus Masif

Situasi jalan tol. Foto MI

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Informasi Perjalanan Harus Masif

Muhamad Marup • 21 March 2026 19:36

Jakarta: Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 atau H+3 Lebaran 2026. Gelombang lanjutan arus balik Lebaran juga diprediksi terjadi pada 25 Maret serta 28-29 Maret 2026.

Rektor Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) sekaligus pakar transportasi publik, Tri Basuki Joewono, mengatakan arus balik menjadi tanggung jawab semua pihak. Fasilitas infrastruktur harus dipastikan beroperasi dengan baik.

Selain kesiapan infrastruktur, informasi dan perilaku perjalanan harus jadi perhatian. Menurutnya, perilaku perjalanan perlu diatur tidak hanya jumlah, tetapi juga distribusi waktu, moda perjalanan, lokasi perhentian, serta daya tarik wisata. "Antisipasi bukan saja dalam hal jumlah, tetapi perilaku, yaitu waktu dan cara melakukan perjalanan," ujar Guru Besar Teknik Sipil Unpar itu, kepada Metrotvnews.com, Sabtu, 3 Maret 2026.

Dia menjelaskan, antisipasi ini perlu disampaikan kepada publik secara masif baik melalui media berita maupun media sosial. Menurutnya, hal tersebut penting untuk mengarahkan perilaku perjalanan balik sehingga dapat didistribusikan dan dikendalikan secara rencana.

"Peran penyediaan dan pemberian informasi secara luas dan lengkap, diharapkan akan digunakan masyarakat untuk melakukan pengaturan perjalanan," jelasnya.


Situasi jalan tol. Foto MI

Tri juga menyinggung penting pemeirntah mengoordinasikan institusi penyedia arus balik, warga lokal, dan pengelola lokasi wisata untuk mengatur dan mengarahkan terciptanya perjalanan arus balik yang lebih terencana.

Dia mencontohkan pengaturan perjalanan warga lokal yang tidak membebani ruas jalan untuk arus balik tentu akan membantu. Selain itu antisipasi penyedia bengkel gratis akan membantu mengurangi jumlah kendaraan yang mogok. 

"Pengaturan tempat wisata, tentu akan membantu mendistribusikan perjalanan sehingga tidak memberi beban tambahan pada arus balik," tambahnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)