Hukum Memakai Baju Baru saat Lebaran Idulfitri, Sunah atau Wajib?

Ilustrasi freepik

Hukum Memakai Baju Baru saat Lebaran Idulfitri, Sunah atau Wajib?

Putri Purnama Sari • 20 March 2026 17:26

Jakarta: Perayaan Hari Raya Idulfitri selalu menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Di hari penuh kebahagiaan ini, berbagai tradisi dilakukan, salah satunya adalah mengenakan baju baru saat Lebaran.

Tak sedikit masyarakat yang bahkan menyiapkan pakaian seragam bersama keluarga untuk dikenakan saat hari raya. Tradisi ini seolah sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Idulfitri. Namun, bagaimana sebenarnya hukum memakai baju baru saat Lebaran dalam Islam? Berikut informasinya.

Hukum Memakai Baju Baru saat Idulfitri

Dalam Islam, Hari Raya Idulfitri merupakan waktu untuk berhias dan menampilkan diri sebaik mungkin sebagai bentuk rasa syukur dan kebahagiaan. Berhias tidak hanya sebatas pakaian, tetapi juga mencakup menjaga kebersihan tubuh, memotong kuku, hingga menggunakan wewangian.

Untuk pakaian, umat Muslim dianjurkan mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki. Warna putih sering dianjurkan, namun jika ada pakaian lain yang lebih baik, maka itu lebih utama untuk dipakai.

Anjuran ini berlaku bagi semua orang, bahkan bagi mereka yang tidak melaksanakan salat Idulfitri sekalipun. Khusus bagi perempuan, berhias tetap harus memperhatikan ketentuan syariat, seperti menutup aurat dan tidak menampilkan sesuatu yang dapat menarik perhatian laki-laki yang bukan mahram.
 

Makna Memakai Baju Baru saat Lebaran

Mengenakan pakaian baru di Hari Raya bukan sekadar soal penampilan. Lebih dari itu, baju baru memiliki makna simbolis sebagai tanda memulai kehidupan yang lebih bersih dan suci setelah menjalani bulan Ramadan.

Selain itu, tradisi ini juga melambangkan kebahagiaan dan harapan akan kehidupan yang lebih baik ke depannya.

Tradisi memakai pakaian terbaik saat hari raya ternyata telah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Rasulullah menganjurkan umatnya untuk tampil rapi dan wangi saat merayakan Idulfitri.

Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhuma berkata: "Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyuruh kami agar memakai pakaian terbaik dan wewangian terbaik yang kamu miliki pada dua hari raya." (HR. Imam Al-Hakim).

Jangan Berlebihan dalam Berpakaian

Meski dianjurkan untuk tampil terbaik, mengenakan baju baru bukanlah kewajiban dalam merayakan Idulfitri. Hal terpenting dari hari raya adalah meningkatkan ketakwaan, mempererat silaturahmi, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.

Islam juga mengajarkan untuk tidak berlebihan dalam menggunakan harta. Oleh karena itu, membeli baju baru sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan finansial. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Quran surah Al-Isra ayat 27 berikut:



Artinya: "Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya".

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)