Pendiri FPCI Dino Patti Djalal saat membuka acara Supermentor di Jakarta, Selasa, 14 April 2026. (Metrotvnews.com / Muhammad Reyhansyah)
Dino Sebut Kepemimpinan Kolektif Jadi Kunci Transformasi Nasional Indonesia
Muhammad Reyhansyah • 14 April 2026 22:31
Jakarta: Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, menegaskan bahwa masa depan Indonesia tidak ditentukan oleh satu atau dua tokoh di puncak kekuasaan, melainkan oleh lahirnya generasi pemimpin yang kompeten di berbagai sektor.
Menurutnya, hanya kepemimpinan kolektif yang dapat menjadi kunci berlangsungnya transformasi nasional Indonesia.
“Indonesia hanya akan bisa maju kalau terbentuk satu barisan, a generation of competent leaders,” ujar Dino dalam forum Supermentor di Jakarta, Selasa, 14 April 2026.
Kepemimpinan Kolektif Jadi Kunci Transformasi Nasional
Menurut Dino, kemajuan Indonesia tidak bisa bergantung pada figur tunggal. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan yang tersebar di seluruh level, baik di pusat maupun daerah, serta lintas sektor.“Tidak bisa hanya satu atau dua orang di atas. Tapi harus ada generasi pemimpin yang kompeten di seluruh Indonesia, di berbagai sektor,” katanya.
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri itu menilai generasi pemimpin masa depan harus memiliki karakter reformis, terbuka, moderat, kreatif, serta berintegritas dalam mendorong perubahan sosial dan transformasi nasional.
Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar bakat bawaan, melainkan keterampilan yang dapat dipelajari dan diasah.
“Leadership itu ilmu, skill, dan disiplin yang bisa diajarkan, dilatih, dan diasah,” jelasnya.
Dino menambahkan, pembentukan generasi pemimpin yang kuat menjadi fondasi utama bagi Indonesia dalam mencapai target pembangunan jangka panjang, termasuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Baca juga: RI Didorong Rumuskan Strategi Kekuatan Menengah untuk Hadapi Transformasi Global