Ilustrasi. Foto: Unplash
Harga Emas Turun di Bawah USD4.800
Eko Nordiansyah • 20 April 2026 08:25
Chicago: Harga emas (XAU/USD) merosot ke sekitar USD4.775 selama awal perdagangan sesi Asia pada Senin, 20 April 2025. Para pedagang mencerna pembaruan ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terkait Selat Hormuz yang krusial.
Dilansir dari FXStreet, Bloomberg melaporkan pada hari Minggu bahwa Iran menyangkal akan berpartisipasi dalam perundingan damai baru dengan AS, beberapa jam setelah Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa para negosiatornya akan menuju Pakistan pada hari Senin untuk putaran kedua perundingan damai dengan Iran.
Militer Iran menyatakan Selat Hormuz ditutup untuk semua kapal komersial, menambahkan bahwa mereka akan menargetkan kapal apa pun yang mendekati selat tersebut sampai AS mencabut blokade angkatan lautnya terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
(2).jpg)
(Ilustrasi. Foto: Dok Bappebti)
Data penjualan ritel AS dinanti
Ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga AS tahun ini telah bergeser secara signifikan menuju sikap "lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama" karena inflasi yang terus berlanjut dan ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah.Emas sering digunakan di tengah ketidakpastian geopolitik, tetapi tidak memberikan bunga, sehingga kurang menarik saat suku bunga tinggi.
Para pedagang akan mengambil lebih banyak isyarat dari laporan Penjualan Ritel AS yang akan dirilis Selasa nanti. Penjualan Ritel diproyeksikan menunjukkan kenaikan sebesar 1,3 persen MoM pada bulan Maret, dibandingkan dengan 0,6 persen pada bulan Februari.
Namun, jika laporan tersebut menunjukkan inflasi yang lebih lemah dari prakiraan di AS, ini dapat membebani Dolar AS (USD) dan mendukung harga komoditas berdenominasi USD.