Pacu Daya Saing, BUMD di Jakarta Didorong Berani Ekspansi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Dok istimewa

Pacu Daya Saing, BUMD di Jakarta Didorong Berani Ekspansi

Eko Nordiansyah • 18 April 2026 12:20

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajaran BUMD untuk terus memacu daya saing agar tidak hanya dominan di pasar domestik. Ia ingin entitas usaha milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai berani melakukan ekspansi ke level yang lebih luas.

"Tidak menjadi pemain lokal, jago kandang, tapi bertarung keluar di antaranya misalnya Bank Jakarta, Pasar Jaya, Dharma Jaya, dan yang lain-lain dan itu akan saya yakin akan bisa memberikan manfaat juga bagi Jakarta," tegas Pramono dalam BUMD Leaders Forum 26 dikutip Sabtu, 18 April 2026.

Di tengah ambisi penguatan peran sebagai pilar ekonomi Jakarta Global City, Pramono juga mengingatkan adanya tantangan eksternal yang nyata. Ia menyoroti kondisi geopolitik dunia yang tidak menentu serta ancaman fenomena El Nino yang diprediksi melanda pada April hingga September.

"Maka saya minta juga mereka harus mempersiapkan diri. Dengan demikian, mudah-mudahan konsolidasi BUMD dan membangun corporate culture yang lebih terbuka, transparan, dikelola secara profesional," imbuhnya.



(Sinergi BUMN dalam BUMD Leaders Forum 26. Foto: Dok istimewa)

Menyelaraskan visi

Forum ini juga mengangkat sejumlah isu strategis, mulai dari sinergi pembiayaan melalui Bank Jakarta dan sinergi penjaminan melalui Jamkrida Jakarta hingga optimalisasi aset BUMD. Topik pertama yaitu akselerasi kinerja investasi dan kemandirian finansial melalui creative financing dan sinergi pembiayaan.

"Untuk kuartal I 2026, Alhamdulillah telah ditandatangani fasilitas kredit Bank Jakarta untuk tiga BUMD, yaitu PT Bank Jakarta, PT Perumda Dharma Jaya, dan juga Food Station Tjipinang," ungkap Kepala BP BUMD Provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat.

Adapun topik kedua, yaitu optimalisasi kinerja investasi dan pengembangan bisnis melalui sinergi penjaminan proyek strategis, dengan pokok hasil diskusi di antaranya penjaminan proyek BUMD oleh PT Jamkrida Jakarta dan optimalisasi penjaminan kredit Bank Jakarta melalui PT Jamkrida Jakarta.

Ketiga, peningkatan produktivitas aset strategis sebagai investment driver dan new revenue stream generator, di antaranya untuk pengembangan properti seperti hotel, hunian mix-used, park & ride, serta pengembangan infrastruktur seperti pengolahan air limbah, distribusi dan pengolahan pangan.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan kesepakatan kredit antara PAM Jaya dan Bank Jakarta. Dengan komitmen melalui collaboration charter, BUMD diharapkan mampu bertransformasi menjadi institusi yang tangguh, profesional, dan berperan aktif sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)