Wakapolri Sebut Angka Kecelakaan Saat Libur Nataru 2026 Turun 6 Persen

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo. Antonio/MTVN

Wakapolri Sebut Angka Kecelakaan Saat Libur Nataru 2026 Turun 6 Persen

Antonio • 2 January 2026 23:29

Bekasi: Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyebut angka kecelakaan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) turun sekitar enam persen. Jumlah korban meninggal dunia pada periode Nataru tahun ini juga mengalami penurunan.

"Untuk angka laka lantas itu mengalami penurunan sekitar enam persen. Kemudian untuk fatalitas meninggal dunia mengalami penurunan 28 sekian persen," kata Dedi di Bekasi, Jumat, 2 Januari 2026.

Dia menyampaikan, penurunan angka kecelakaan dan korban jiwa tersebut terjadi karena kolaborasi dan persiapan yang cukup matang berbagai pihak. Kolaborasi dan persiapan itu membuat pelayanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan optimal.
 


Sebelumnya, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo melakukan monitoring arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Pemantauan dilakukan di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat, 2 Januari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Monitoring dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.


Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memantau arus lalu lintas selama libur Nataru 2025/2026 di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi. Foto: Istimewa.


Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru terpantau aman dan kondusif.

“Operasi Lilin 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik masyarakat yang diprediksi mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026,” ujar Dedi. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)